SIDAK 18 November: 4 Berita Teraktual Hari Ini

Menko Luhut Pandjaitan bertemu Presiden AS Donald Trump (Kemenko Marves).

Jakarta

Bertemunya Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Gedung Putih menjadi perbincangan hangat hari ini. Berita mengenai aplikasi Muslim Pro yang diduga menjual data ke Militer AS juga banyak dibicarakan.

Rangkuman berita itu dirangkum dalam tayangan berjudul ‘JANGAN PAKAI APLIKASI MUSLIM PRO LAGI! SIDAK!: 18/11/2020’ yang diunggah akun YouTube CXO Media. Rangkuman berita setiap harinya dikemas secara ringan dan ditayangkan setiap pukul 21.00 WIB.

Baca juga: Duh! Aplikasi Muslim Pro Jual Data Lokasi Pengguna ke Militer AS

Berikut rangkuman 4 berita teraktual hari ini:

1. Muslim Pro Jual Data ke Militer AS

Militer AS dikabarkan telah membeli data lokasi puluhan juta umat Islam di seluruh dunia dari aplikasi Muslim Pro. Hal tersebut terkuak dari laporan laman Vice Motherboard.

Disebutkan militer AS menggunakan dua metode terpisah untuk mendapatkan data lokasi pengguna. Pertama melibatkan produk bernama Locate X. Layanan tersebut dibeli untuk membantu Komando Operasi Khusus AS (USSOCOM), divisi militer yang ditugaskan untuk kontraterorisme, pemberontakan, dan pengintaian khusus, dalam operasi pasukan khusus di luar negeri.

Metode kedua mendapatkan data melibatkan perusahaan bernama X-Mode. Perusahaan ini memperoleh data lokasi langsung dari aplikasi kemudian menjual data tersebut ke kontraktor, dan dengan ekstensi ke militer AS.

Aplikasi Muslim Pro pun buka suara. Dengan tegas, Muslim Pro menyatakan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar. Muslim Pro telah berkomitmen untuk melindungi data privasi para penggunanya.

“Laporan media yang beredar bahwa Muslim Pro telah menjual data pribadi penggunanya ke Militer AS. Ini SALAH dan TIDAK BENAR,” begitu pernyataan terjemahan Muslim Pro di website miliknya, Rabu (18/11).

Baca juga: Menko Luhut Bertemu Donald Trump di White House, Apa yang Dibahas?

2. Luhut Temui Donald Trump di Gedung Putih

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Washington. Luhut Binsar bertindak sebagai utusan khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) datang bersama Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Muhammad Lutfi. Keduanya diterima Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pertemuan Luhut dan Trump terjadi pada Selasa (17/11/2020). Dalam pertemuan itu Presiden AS Donald Trump didampingi Penasihatnya Jared Kushner dan Ivanka Trump serta CEO US IDFC Adam Boehler.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Menko Luhut menyampaikan salam, terima kasih dan penghargaan dari Presiden Joko Widodo atas dukungan Presiden Donald Trump terhadap kerja sama RI dan Amerika Serikat selama ini, termasuk secara khusus untuk pemberian fasilitas GSP oleh USTR kepada Indonesia.

Selain bertemu dengan Presiden Donald Trump, Menko Luhut juga diterima oleh Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence di kantornya. Pence menawarkan kerja sama produksi vaksin bersama antara perusahaan Amerika Serikat dan Indonesia. Sementara itu pada pertemuan terpisah, dengan National Security Advisor (NSA) Robert O’ Brien, Menko Luhut melakukan pembahasan kemitraan strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat di bidang pertahanan dan teknologi, serta bertukar pandangan mengenai geopolitik global.

Luhut menyambut positif berbagai pertemuan tersebut dan berharap kerja sama yang baik dengan Amerika Serikat bisa terus ditingkatkan di masa administrasi Pemerintahan Amerika Serikat yang akan datang.

“Saya atas nama Presiden Joko Widodo menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Presiden Donald Trump. Apapun hasil resmi pemilu AS, pertemanan tetap perlu dijaga. Kita akan selalu menjadi kawan. Saya juga berharap komunikasi yang baik seperti ini dengan Gedung Putih dapat juga terjalin setelah Januari 2021 nanti,” sebut Luhut.

Baca juga: Polisi Thailand Bentrok dengan Demonstran, 55 Orang Terluka

3. What’s Happening: Demo di Thailand

Puluhan orang terluka ketika polisi di Thailand bentrok dengan para demonstran yang menolak sistem monarki. Beberapa di antaranya terkena luka tembak.

Seperti dilansir Channel News Asia dan Reuters, Rabu (18/11/2020) polisi menembakkan meriam air dan gas air mata ke pengunjuk rasa yang memotong barikade kawat dan menghilangkan penghalang beton di luar parlemen.

Polisi menyangkal bahwa mereka telah melepaskan tembakan dengan peluru tajam atau peluru karet, dan mengatakan mereka sedang menyelidiki siapa yang mungkin menggunakan senjata api.

Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di parlemen untuk menekan anggota parlemen yang membahas perubahan konstitusi. Para pengunjuk rasa juga menginginkan pencopotan Perdana Menteri Prayuth Chan-o-cha, mantan penguasa militer, dan mengekang kekuasaan Raja Maha Vajiralongkorn.

Pusat Medis Erawan Bangkok mengatakan sedikitnya 55 orang terluka. Dikatakan setidaknya 32 orang menderita gas air mata dan enam orang mengalami luka tembak. Tidak disebutkan siapa yang mungkin menggunakan senjata api.

“Kami mencoba menghindari bentrokan,” kata wakil kepala polisi Bangkok, Piya Tavichai, dalam konferensi pers. Dia mengatakan polisi telah mencoba untuk mengusir pengunjuk rasa dari parlemen dan untuk memisahkan mereka dari pengunjuk rasa pendukung kerajaan.

Baca juga: Spanyol Sukses Bikin Jerman Tak Berkutik

4. Kabar Bugar: Spanyol Permalukan Jerman 6-0, Prancis Menang 4-2 dari Swedia

Hasil mengejutkan terjadi di duel Spanyol vs Jerman. Spanyol ngamuk dan menang telak 6-0 untuk lolos ke semifinal UEFA Nations League 2020/2021.

Menghadapi Jerman di Estadio Olímpico de Sevilla, Rabu (18/11/2020) dini hari WIB pada lanjutan UEFA Nations League A Grup 4, Spanyol menggila. Tim besutan Luis Enrique itu sudah unggul 3-0 di babak pertama lewat Alvaro Morata, Ferran Torres, dan Rodri.

Ferran Torres lantas bikin dua gol lain di babak kedua, disusul gol Mikel Oyarzabal yang memastikan La Furia Roja menang setengah lusin gol. Kemenangan ini membawa Spanyol memuncaki Grup 4 dengan 11 poin, sementara Jerman turun ke posisi dua dengan sembilan poin.

Spanyol pun dipastikan lolos ke semifinal UEFA Nations League 2020/2021. Sementara laga lain di Grup 4 yakni Swiss vs Ukraina ditunda akibat kasus COVID-19.

Sementara itu, Prancis berhasil mengandaskan perlawanan Swedia dalam laga UEFA Nations League. Olivier Giroud mencetak dua gol di laga ini untuk membawa Les Bleus menang 4-2.

Prancis menghadapi Swedia di Stade de France pada laga terakhir Liga A Grup 3 UEFA Nations League, Rabu (18/11/2020) dini hari WIB. Les Bleus tetap tampil menyerang meski sudah pasti lolos ke babak semifinal.

Baca juga: Prancis Vs Swedia: Brace Giroud Bawa Les Bleus Menang 4-2

[Gambas:Youtube]

(azr/imk)

Next Post

DPR: Indonesia miliki peluang maksimalkan transformasi ekonomi

Rab Nov 18 , 2020
Jakarta – Ketua DPR Puan Maharani meyakini Indonesia memiliki peluang dalam memaksimalkan transformasi strategis ekonomi untuk mewujudkan ekonomi Indonesia yang berdikari. Namun ia mengingatkan transformasi strategis ekonomi Indonesia bukan hanya mengikuti tren. "Kita menginginkan transformasi yang akan mempercepat terwujudnya ekonomi Indonesia yang berdikari,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu. […]