Saat 3 Eks Birokrat di Paslon Pilwalkot Makassar Saling Sindir Soal Pendidikan

Debat Pilwalkot Makassar 2020 (dok. Istemwa)

Jakarta

3 Orang eks birokrat Pemkot Makassar yakni Cawalkot nomor urut 1 Ramdhan (Danny) Pomanto, Cawalkot nomor urut 3 Syamsu Rizal (Deng Ical), dan Calon Wakil Wali Kota nomor urut 2 Rahman Bando sempat saling sindir soal program pendidikan di Pemkot Makassar di Debat Pilwalkot Makassar 2020.

Diketahui, Danny merupakan eks Wali Kota Makassar dan Syamsu Rizal atau Deng Ical adalah wakilnya. Sementara Rahman Bando sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Makassar.

Saling sindir ketiganya berawal saat Danny menyinggung eks wakilnya, Deng Ical karena mempunyai visi menjadikan warga Makassar sebagai manusia yang unggul. Namun Danny melihat Daeng Ical saat ini belum memiliki perencanaan yang matang karena tidak ada program konkrit yang ditawarkan.

“Ada pepatah mengatakan gagal merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan. Paslon 3 merencanakan dalam misinya tentang SDM unggul tetapi tidak terlihat dalam program-program strategis,” tutur Danny saat debat.

Selanjutnya dia mengatakan pentingnya perencanaan pendidikan yang matang, bukan hanya sekadar jargon atau bukan sekedar narasi-narasi tertentu.

“Saya tidak melihat dari teman-teman dari Paslon 3 rincian daripada misi tentang SDM unggul sehingga kami perlu mempertanyakan kepada rekan-rekan dari Paslon ini,” katanya.

Baca juga: Debat Pilwakot Makassar, Semua Paslon Sepakat Toleransi Melalui Edukasi

Sindiran ke Deng Ical terkait program pendidikan kemudian datang juga dari pasangan Rahman, yakni Cawalkot nomor urut 2 Munafri Arifuddin (Appi). Simak sindiran Appi selanjutnya.

Selanjutnya

Halaman
1
2
3

Next Post

Pro-Kontra Bantuan Hukum ke HRS, PKS: Pemerintah Wajib Lindungi WNI

Sab Nov 7 , 2020
Jakarta – Perdebatan antara Menko Polhukam Mahfud Md dan Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon di media sosial terkait bantuan hukum terhadap Habib Rizieq Syihab (HRS) menjadi sorotan. Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menilai kepulangan HRS tidak perlu dijadikan polemik agar suasana politik tetap kondusif. “Rencana kepulangan […]