Rezky Herbiyono Tepis Adik Ipar Nurhadi soal Usaha ‘Fiktif’

Penyidik KPK menuntaskan penyidikan eks Sekretaris MA Nurhadi serta menantunya Rezky Herbiyono. Keduanya pun diketahui akan segera disidang.

Jakarta

Adik ipar mantan Sekretaris MA Nurhadi, Rahmat Santoso, dalam kesaksiannya menyebut usaha properti menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono, adalah fiktif. Rezky pun menepis pernyataan itu.

“Terkait tadi dengan saudara saksi katakan proyek properti saya adalah fiktif. Nah di sini saya luruskan, Yang Mulia, bahwa project tersebut ada berdiri tahun 2012 itu saya buat PT Villa Trenggana Investama, di situ saya bekerja sama dengan pengusaha Surabaya namanya Franky, Sanjaya. Di situ saya melakukan pendanaan sebesar Rp 80 miliar. Luas tanah di Bali itu 1,88 hektar,” kata Rezky di akhir sidang saat menanggapi keterangan Rahmat dalam sidang virtual yang digelar di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Rabu (18/11/2020).

Baca juga: Adik Ipar Ungkap Gaya Hidup Mewah-Usaha ‘Fiktif’ Menantu Nurhadi

“Setahun kemudian, ada project berlangsung saya menjual saham tersebut. Nah, di situ saya menarik saham modal saya sebesar Rp 3 miliar. Jadi kalau dikatakan fiktif itu tidak benar,” tambah Rezky.

Rezky menegaskan proyek itu masih berjalan hingga saat ini. Namun demikian, Rahmat tetap pada keterangannya.

“Saya hanya meluruskan bahwa proyek tersebut juga masih ada, itu aja sih,” tutur Rezky.

“Saya yang jelas dapat brosur, ya coba saya tawarkan gitu aja. Karena saya tidak lihat juga di sana,” timpa Rahmat.

Baca juga: Jaksa Cecar Adik Ipar Nurhadi soal Kredit Macet Rezky Herbiyono Rp 97 M

Selain Rezky, Nurhadi juga menanggapi pernyataan Rahmat terkait kredit macet Rezky senilai Rp 97 miliar. Nurhadi mengaku dirinya tahu bahwa rumah Jalan Hang Lekir, Jakarta Selatan, dijadikan jaminan oleh Rezky saat meminjam di bank.

“Ini diajukan oleh Rezky, dipinjam diagunkan 2 sertifikat. Kenapa 2 sertifikat? Karena itu menjadi 1 pagar satu kesatuan. Bank Bukopin nggak mau kalau hanya 1 sertifikat itu sejarahnya,” kata Nurhadi.

Nurhadi mengaku menandatangani surat jaminan bank sebagai bukti pinjaman itu atas sepengetahuan Nurhadi dan istrinya, Tin Zuraida. Rumah yang dijadikan jaminan Rezky, kata Nurhadi, atas nama istri dan anaknya.

“Saya tahu bukan tidak tahu, saya hanya tanda tangan, ya to, karena saya selaku suami dari salah satu (pemilik) sertifikat itu. Ya, Tin, kakak saudara itu. Jadi nggak mungkin saya nggak tahu. Nah, cuma yang saya tahu karena pinjamannya rendah, nggak tinggi. Dan itu hanya standby loan, nggak diambil, ini saya luruskan,” jelas Nurhadi.

Bagaimana pernyataan adik ipar Nurhadi terkait usaha fiktir Rezky Herbiyono? Simak di halaman selanjutnya. >>>

Selanjutnya

Halaman
1
2

Next Post

Usai Diperiksa, Panitia Ngaku Dicecar 37 Pertanyaan soal Prokes di Acara HRS

Kam Nov 19 , 2020
Jakarta – Ketua Panitia acara Maulid Nabi SAW dan akad nikah putri Habib Rizieq Syihab, Haris Ubaidillah, telah selesai menjalani klarifikasi polisi. Ada 37 pertanyaan yang diberikan seputar kerumunan yang terjadi saat acara di Petamburan, Jakarta Pusat. Pantauan com, Haris keluar dari Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/11/2020) […]