Pertamina Pertahankan Peringkat Investment Grade dengan Prospek Stabil

Pertamina

Jakarta

PT Pertamina (Persero) mempertahankan peringkat Investment Grade atau BBB dengan prospek Stabil dari Lembaga Pemeringkat Dunia, Fitch. Capaian ini disebut melegakan karena pada saat yang sama, Fitch Ratings menurunkan peringkat utang berdaulat (sovereign credit rating) terhadap 33 entitas termasuk negara di sepanjang semester I-2020.

Fitch juga menurunkan prospek kredit atas 40 negara atau entitas berdaulat menjadi ‘negatif’. Menurut Fitch, pemangkasan dan penurunan prospek pemeringkatan negara dan entitas masih akan terus berlanjut di tengah pandemi COVID-19 yang hingga saat ini masih belum menunjukkan tanda-tanda melandai.

Baca juga: PGN-PLN Teken Perjanjian Induk Penyediaan Pasokan & Pembangunan LNG

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan peringkat Pertamina pada tahun ini sama dengan peringkat Indonesia, yaitu BBB/Stabil, mengingat Pertamina dan Pemerintah memiliki hubungan yang kuat. Pertamina merupakan bagian penting Pemerintah yang berperan dalam menyediakan energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Penilaian Fitch Rating dengan tingkat Invesment Grade juga menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Pertamina dalam kategori wajar,” ujar Fajriyah dalam keterangan tertulis, Senin (5/10/2020).

Menurut Fajriyah, sebagai BUMN, dalam mengelola keuangannya, Pertamina selalu berpegang pada regulasi dan peraturan perundang-undangan, profesionalitas, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“Peringkat dengan prospek yang stabil ini menunjukkan kepercayaan investor masih cukup kuat,” ujar Fajriyah.

Fajriyah mengungkapkan di tengah pandemi, Pertamina berupaya menjaga kondisi keuangan, di antaranya dengan terus mempertahankan operasional hulu sampai hilir dengan baik sambil melakukan efisiensi dengan pemangkasan belanja operasonal sebesar 30 persen dan belanja modal (capex) sebesar 23 persen.

“Pertamina juga tetap komitmen menuntaskan proyek-proyek strategis nasional baik di hulu maupun pengolahan untuk menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional,” pungkas Fajriyah.

(mul/ega)

Next Post

Pembobol Akun Bank-Grab Bangun Rumah dan Beli Mobil dari Hasil Kejahatan

Sen Okt 5 , 2020
Jakarta – Bareskrim Polri berhasil mengungkap sindikat pembobol akun bank dan Grab yang merugikan uang korban senilai Rp 21 miliar. Polri mengatakan uang hasil pembobolan tersebut digunakan para pelaku untuk membangun rumah hingga membeli mobil. “Kemudian motif, untuk ekonomi tapi setelah dicek memang benar dia bisa memperbaiki hidup, rumah bagus, […]