Pengacara: Penahanan Pinangki Di Rutan Salemba Cabang Kejagung Diperpanjang

Pinangki Sirna Malasari menjalani pemeriksaan hari ini di Kejaksaan Agung (Kejagung). Bernaju tahanan warna pink, Pinanki diperiksa terkait kasus Djoko Tjandra.

Jakarta

Kuasa hukum Jaksa Pinangki Sirna Malasari mengungkapkan penahanan terhadap kliennya kembali diperpanjang. Penahanan Pinangki saat ini disebut telah lebih dari 20 hari.

“Tapi kalau perpanjangan penahanan sudah ada. Iya, kan (penahanan) sudah lebih dari 20 hari,” kata Pengacara Pinangki, Jefrie Moses kepada wartawan di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Jl. Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2020).

Baca juga: Ekspresi Jaksa Pinangki dan Andi Irfan Selesai Diperiksa di Kejagung

Sejauh ini, Jefri mengatakan bahwa kliennya telah diperiksa oleh tim penyidik Jampidsus hingga Bareskrim Polri sebanyak tiga kali.

“Mungkin total sudah ada tiga ya. (Pertama saat ditetapkan) tersangka, kemudian ada pemeriksaan hari Senin Minggu lalu, kemudian lanjut hari Rabu kalau nggak salah,” sebut Jefrie.

Untuk diketahui, hari ini Pinangki telah menjalani pemeriksaan dengan Bareskrim Polri terkait kasus hukum Djoko Tjandra. Ia tiba di Gedung Bundar Jampidsus pada pukul 10.30 WIB.

Baca juga: Pengacara: Pinangki Diperiksa Bareskrim terkait Djoko Tjandra

Namun, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menyebutkan bahwa Pinangki hanya diperiksa selama 7,5 jam hingga pukul 17.30 WIB.

9 jam berlalu, Pinangki akhirnya keluar ruang pemeriksaan pada pukul 19.10 WIB. Saat keluar menuju mobil, dalam kondisi tangannya diborgol dan memakai rompi pink khas Jampidsus.

Kemudian, Kejagung memperjelas peran jaksa Pinangki terkait dugaan penerimaan suap dari Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Kini Kejagung menyebutkan Pinangki hanya berperan mengurus fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk Djoko Tjandra.

(dwia/dwia)

Next Post

Anggota Polsek Bantar Gebang Tewas Ditikam di Sumsel saat Urus Sengketa Lahan

Kam Sep 3 , 2020
Jakarta – Bripka Adhi Pradana, anggota Polsek Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat tewas ditikam di Empat Lawang, Sumatera Selatan. Sebelum ditikam, korban sempat terlibat keributan masalah lahan. Informasi dihimpun penikaman terjadi di Tebing Tinggi, Empat Lawang lada pukul 14.00 WIB tadi. Korban diketahui datang menemui ayah pelaku, Widodo. Baca juga: […]