Pemudik Diminta Pulang Lebih Awal Hindari Puncak Arus Balik Idul Adha

Kakorlantas Polri Irjen Istiono

Jakarta

Pemudik hari raya Idul Adha diimbau untuk melakukan perjalanan balik lebih awal. Hal ini karena puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu (2/8).

“Kami kawatir kalau para pemudik tidak bisa menyesuaikan kondisi di lapangan, kemacetan tidak bisa dihindarkan. Untuk itu, pulang balik lebih awal akan lebih baik dan perjalananpun akan lebih nyaman,” ujar Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Istiono, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/8).

Istiono mengatakan, pemudik perlu mengatur perjalanan agar menghindari kemacetan arus balik. Pemudik juga diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Puncak Arus Balik Idul Adha, Polisi Siapkan Contra Flow di Tol Cikampek

“Masyarakat yang melakukan perjalanan mudik bisa mengatur perjalanan dan menyesuaikan waktu, hal ini untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas. Diingatkan, karena masih dalam masa pandemi COVID-19, masyarakat wajib menjaga protokol kesehatan dan memperhatikan imunitas tubuh.
Menggunakan masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan wajib dilakukan,” tuturnya.

Dia menyebutkan, arus balik idul adha saat ini diprediksi akan mencapai 160 ribu kendaraan melalui gate tol Cikatama. Serta 140 ribu kendaraan melalui Kalitama.

“Arus balik dipresiksi ada sekitar 160 ribu kendaraan yang kembali ke Jakarta melalui gate tol Cikatama dan 140 ribu melalui Kalitama, sehingga akan mengalami penumpukan di pertemuan km 66. Oleh karenanya perlu dipersiapkan lebih awal untuk melakukan contra flow, dari km 65 sampai dengan km 47 arah Jakarta,” tuturnya.

Baca juga: Libur Idul Adha, Penumpang KA di Cirebon Meningkat

Untuk itu, Istiono menuturkan mulai Sabtu (1/8) sampai Senin (3/8) pukul 08.00 WIB, akan diberlakukan kendaraan barang sumbu tiga ke atas dari Jateng menuju Jakarta dilarang melewati jalur tol. Nantinya kendaraan dialihkan melewati jalan arteri atau jalan nasional.

“Pengalihan dimulai dari perbatasan tol Jatim, Jateng, exit-exit tol Jateng. Dengan demikian dipastikan clear betul di exit tol Kanci tidak ada yang melewati jalur tol,” pungkasnya.

(dwia/dwia)

Next Post

Puncak Papua Terima Dana BLT Rp 91 Miliar

Ming Agu 2 , 2020
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan dana bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat Puncak, Papua. Bupati Puncak, Willem Wandik mengatakan bantuan ini bukti hadirnya negara di tengah pandemi Corona. “Pendistribusian dana BLT harusnya dikhususkan bagi daerah yang warganya terjangkit virus corona (zona merah). Namun, demi keadilan sosial, Presiden Joko […]