Pemprov DKI Tutup Sementara 399 Tempat Usaha Pelanggar PSBB Ketat

Kasatpol PP DKI Arifin

Jakarta

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan saat ini ada 399 tempat usaha yang ditutup sementara karena melanggar PSBB ketat. Penutupan itu dilakukan dari periode 14 September hingga 30 September 2020.

“Ada 399 tempat usaha (yang ditutup). Itu dari 14 September 2020 PSBB jilid II,” ujar Arifin kepada wartawan, Kamis (1/9/2020).

Baca juga: Lebih dari 26 Ribu Orang Langgar Aturan Masker Selama PSBB di DKI

Selain itu, kata Arifin, Satpol PP DKI mencatat lebih dari 26 ribu orang melanggar protokol kesehatan selama PSBB ketat. Mereka merupakan pelanggar penggunaan masker.

“Kemarin sampai dengan 30 September, untuk data masker 26.660 (orang),” katanya.

Arifin merinci, dari 26.660 yang melanggar, 24.886 di antaranya diberikan kerja sosial. Sisanya, membayar denda.

“Yang kena sanksi kerja sosial 24.886, dikenakan denda 1.774 orang senilai Rp 288.525.000 untuk masker,” kata Arifin.

Apabila diakumulasi, total denda dari pelanggar penggunaan masker dan tempat usaha diperoleh sebesar Rp 326 juta. “Total seluruhnya selama PSBB Rp 326 juta,” ujar Arifin.

Baca juga: Satgas COVID-19: Pemerintah Tak Ada Niat Sedikit Pun Tutupi Data Corona

(man/idn)

Next Post

Azerbaijan Vs Armenia Perang, RI Serukan Gencatan Senjata

Kam Okt 1 , 2020
Jakarta – Perang sedang berlangsung antara Azerbaijan versus Armenia. Indonesia menyerukan agar kedua negara menghentikan pertempuran. “Indonesia menyerukan agar kedua pihak dapat menahan diri, melakukan gencatan senjata, mengedepankan dialog dan menyelesaikan konflik secara damai sesuai dengan hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB yang ada,” demikian bunyi keterangan pers Kementerian […]