itu bukan terjadi di jalur wisata Gunung Bromo

Probolinggo, Jawa Timur () – Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur memastikan bahwa video amblesnya jalur wisata Bromo yang beredar secara luas di media sosial adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.

"Kami sudah mengecek dan memastikan bahwa kabar amblesnya jalan di jalur wisata Gunung Bromo melalui Kabupaten Probolinggo tersebut hoaks atau disinformasi yang artinya penyampaian informasi yang salah (dengan sengaja) untuk membingungkan orang lain," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informartika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo Yulius Christian dalam rilis yang diterima di Kabupaten Probolinggo, Jumat.

Sebuah video yang memperlihatkan jalan ambles beredar dan tersebar secara luas di media sosial dengan penjelasan bahwa peristiwa tersebut terjadi di jalur wisata Gunung Bromo dan dalam video tersebut memperlihatkan jalan tinggal separuh karena longsor.

"Faktanya, peristiwa jalan ambles akibat longsor itu bukan terjadi di jalur wisata Gunung Bromo dan dipastikan kejadiannya terjadi di luar Kabupaten Probolinggo," tuturnya.

Baca juga: Menparekraf-KBRI ajak masyarakat Singapura wisata virtual ke Bromo

Ia menjelaskan jalur wisata Gunung Bromo melalui pintu masuk Kabupaten Probolinggo hingga Jumat pagi masih aman dan tidak ada jalan ambles, sehingga aman dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Memang ada sedikit longsor tapi longsoran kecil dan sudah dibersihkan oleh petugas, sehingga akses jalan menuju wisata Bromo bisa dilalui kembali, sehingga aman dan tidak ada jalan ambles," katanya.

Yulius mengimbau semua pihak untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak menyebarkan informasi hoaks yang membuat masyarakat resah dan panik dengan beredarnya video tersebut.

"Saya imbau masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan dan hal itu meresahkan masyarakat di sekitar Gunung Bromo," ujarnya.

Baca juga: Khofifah: Desa Wisata Tirtosari jadi pendukung Bromo Tengger Semeru

Baca juga: Wisatawan ke Bromo wajib sertakan hasil rapid test antigen

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © 2021