Paslon Independen di Pasangkayu Sulbar Daftar ke KPUD Diiringi Ribuan Warga

Paslon independen di Pasangkayu, Sulbar, daftar ke KPUD diiringi ribuan warga.

Mamuju

Pendaftaran pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) Abdullah Rasyid-Muhammad Yusri Nur ke KPUD Kabupaten Pasangkayu diiringi ribuan warga. Beberapa di antaranya ada yang mengabaikan protokol COVID-19 dengan tidak memakai masker.

Pasangan Abdullah Rasyid-Muhammad Yusri Nur mendaftar ke KPU Pasangkayu, Jalan Soekarno Hatta, Sulbar, Minggu (6/9/2020). Arak-arakan ribuan kendaraan roda dua dan roda empat mengiringi pasangan yang maju melalui jalur independen dengan tagline ‘ABRI’ itu. Setibanya di kantor KPUD setempat, pasangan ini langsung menyerahkan berkas pendaftaran.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat yang mengusung kami, itu terlihat pada saat kita ingin mendaftar, mereka mengantar kita sampai selesai pendaftaran sampai selesai. Terus terang, gairah masyarakat membuat kami terharu, karena dua malam kami membicarakan ini. Di luar dugaan awalnya kami menghitung, kira-kira yang hadir ini empat ribu orang, namun yang hadir ini tiga-empat kali lipat di atasnya,” kata Muhammad Yusri Nur.

Baca juga: Gubernur Sulbar Ungkap Banyak Warga Belum Rekam e-KTP Jelang Pilkada

Membludaknya warga yang mengiringi pendaftarannya itu disebut Yusri sebagai semangat tersendiri bagi dia dan pasangannya. Yusri yakin akan memenangkan Pilbud Pasangkayu yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Ini menjadi pemberi semangat dan spirit buat kami. Karena kami akhirnya tahu bahwa betul-betul barisan rakyat ini sangat menginginkan kita untuk maju. Ini menjadi energi positif untuk kami bergerak melewati semua tahapan, dan pada akhirnya, mudah-mudahan atas izin Allah, pada 9 desember Pasangkayu memiliki pemimpin baru, dan itu sesuai keinginan rakyat, yaitu ABRI yang diusung rakyat,” ungkapnya.

Baca juga: Siswa Tak Punya HP, Guru di Sulbar Ajak Belajar di Alam Terbuka

Sebelum mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati, pasangan ABRI terlebih dahulu mendeklarasikan diri di hadapan massa pendukungnya, kemudian melakukan orasi politik. Pasangan ini menjanjikan perbaikan ekonomi di Kabupaten Pasangkayu, yang semakin lesu apalagi sejak adanya pandemi COVID-19.

Sayangnya, selama proses deklarasi hingga pendaftaran berlangsung, tidak sedikit massa pendukung mereka yang tampak mengabaikan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19. Salah satunya, banyak di antara para pendukung yang tidak memakai masker.

(azr/azr)

Next Post

KPU Kota Mataram tutup masa pendaftaran dengan 4 pasang bakal calon

Ming Sep 6 , 2020
– Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Mataram, menutup masa pendaftaran Calon Kepala Daerah dengan menerima 4 pasang calon yang akan bersaing di Pilkada 9 Desember 2020. Empat pasang calon ini telah mewakili seluruh perolehan kursi partai politik peserta pemilu di Kota Mataram yang berjumlah 40 kursi. (Kusnandar/Dudy Yanuwardhana/Risbeyhi)