Parpol Pendukung Protes Pendaftaran Edi-Rendi Tertahan, KPU Kukar Menjawab

di Damasnyah-Rendi Solihin mendaftarakan diri sebagai bakal pasangan calon (bapaslon) bupati dan wakil bupati di Pilkada Kutai Kartanegara (Kukar),

Kutai Kertanegara

Pendaftaran pasangan bakal calon Bupati-Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah dan Rendi Solihin, sempat tertahan cukup lama di KPU pagi tadi. Pimpinan partai politik pengusung Edi-Rendi sempat memprotes ke KPU.

Mereka mendapat kabar proses pendaftaran Edi-Rendi tertahan karena KPU mengecek berkas-berkas dari parpol pendukung pasangan petahana tersebut. Ketua DPC PDIP Kukar Solikin meminta KPU mematuhi PKPU.

“Yang mengatur tata cara penerimaan berkas pasangan calon itu adalah PKPU, dan KPU tidak bisa diatur melalui Silon, apalagi hanya pemberitahuan melalui telepon,” kata Solikin, Jumat (4/9/2020).

Baca juga: Didukung Golkar, Petahana Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilbup Kukar

Hal senada disampaikan Ketua Partai NasDem Kukar Marwan. Dia menyatakan berkas dukungan pasangan Edi-Rendi valid.

“Yang dibawa ke sini semuanya adalah berkas asli, ditandatangani langsung oleh pimpinan partai. Terbukti tanda tangannya basah, bukan hasil print,” kata Marwan.

Sementara itu, Ketua KPU Kukar Erlyando Saputra membantah keterlambatan pembuatan berita acara karena adanya telepon dari pengurus PAN pusat ke help desk KPU RI yang meminta agar berkas dukungan PAN ke Edi-Rendi ditunda. Dia mengatakan pihaknya hanya melakukan verifikasi berkas.

“Sesuai PKPU yang mengatur tata cara pendaftaran mengharuskan kami melakukan verifikasi terhadap berkas-berkas partai yang ada ke Jakarta,” kata Erlyando.

Baca juga: Didukung 9 Partai, Edi Damansyah dan Rendi Daftar di KPU Kukar

Dia memastikan KPU Kukar mengacu pada B1KWK dan BKWK parpol pengusung yang dilengkapi dengan stempel basah ketua dan sekretaris parpol. Dia mengatakan berkas pasangan Edi-Rendi telah diterima untuk diverifikasi lebih lanjut.

“Kalau ada gugatan, itu juga bisa melalui mekanisme selanjutnya. Ranah Bawaslu untuk hal tersebut,” kata Erlyando.

“Kita sudah melakukan verifikasi dengan keberadaan dokumen dari syarat calon. Kita kasih tanda terima dengan status diterima,” tambahnya.

Di luar persoalan tersebut, bakal cabup Kukar petahana, Edi Damansyah, mengatakan dukungan parpol memang paling menentukan dalam proses pencalonan dirinya menjadi bakal calon bupati. Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan mayoritas parpol dalam Pilbup Kukar.

Baca juga: Petahana Pilbup Kukar Didukung Golkar: Bersyukur, Semoga Tambah Kuat

Pasangan Edi-Rendi telah mengantongi dukungan dari hampir semua partai yang memiliki kursi di DPRD Kukar. Sembilan partai yang mendukungnya adalah Golkar, PDIP, Gerindra, PAN, PKS, NasDem, Perindo, PPP, dan Hanura. Total sembilan parpol tersebut mempunyai 40 kursi dari 45 kursi di DPRD Kukar.

“Semua syarat B1KWK sudah lengkap, semua partai politik memberi dukungan kepada kami, dari itu kami ucapkan terima kasih karena sudah mempertimbangkan kami menjadi pasangan calon kepala daerah, dan kami memastikan bahwa keputusan partai memberi dukungan kepada kami sudah melalui pertimbangan yang matang, melalui proses yang panjang,” kata Edi.

Selanjutnya, bakal pasangan calon akan menjalani tes kesehatan pada 4-11 September di RSUD AM Parikesit, Tenggarong, Kukar.

(jbr/jbr)

Next Post

Agung Laksono: Penyelanggaraan Musda harus sesuai AD/ART Golkar

Jum Sep 4 , 2020
Jakarta – Ketua Dewan Pakar Partai Golkar HR Agung Laksono mengatakan penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar baik di tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten/Kota harus menjadi semangat konsolidasi organisasi peningkatan kinerja partai, namun harus sesuai dengan AD/ART partai.   'Mestinya ini (Musda) adalah momentum untuk memperbaiki soliditas dan kinerja partai […]