Pantai Barat Donggala Langganan Longsor, Data Sementara 83 Rumah Terendam

Pantai Barat Donggala Langganan Longsor, Data Sementara 83 Rumah Terendam

Jakarta

Tingginya intensitas hujan yang terjadi di Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah menyebabkan longsor dan banjir. 83 rumah warga terendam.

“Hujan di wilayah Kab. Donggala dan sekitarnya itu terjadi sejak pukul 12.00 WITA – 16.20 WITA. Sekitar jam 3 sore, longsor sudah terjadi pada sejumlah titik dan disusul banjir dengan arus yang cukup kencang di Desa Bou. Data sementara 83 rumah terendam.”ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala, Akris Fatah Yunus pada Senin (28/9/2020) malam.

Baca juga: Ikut Ayah ke Pantai Cari Ikan, Bocah 4 Tahun di Sulsel Hilang 2 Hari

Menurutnya, petugas BPBD Donggala bersama Basarnas dan TNI/Polri masih melakukan evaksuai kepada warga yang terdampak. Diketahui bahwa pada (2/8) kejadian serupa juga terjadi di wilayah tersebut.Dia mengatakan terdapat dua dusun yang terdampak akibat bencana alam longsor dan banjir yang terjadi di Desa Bou, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala. Sepanjang tahun 2020, tercatat wilayah tersebut sudah dua kali terjadi longsor dan banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi.

“Sebagian warga yang telah dievakuasi, mengungsi di keluarga masing-masing yang lokasinya tidak jauh dari desa yang terdampak. Namun, cukup aman dari lokasi yang rawan terjadi banjir dan longsor,” tuturnya.

Baca juga: Residivis Curi 86 Elektronik Warga Gowa Pakai Modus Mati Lampu Ditembak

Sementara itu menurut Kepala Desa Bou Arsyad Jaelangkara, banjir terjadi disebabkan oleh air hujan yang turun dari gunung bekas galian perbaikan jalan. Dia juga menyebut bahwa hingga kini belum ada menerima laporan adanya korban jiwa atas kejadian tersebut.

“Pokonya itu area pegunungan yang bekas galian yang lokasinya tepat diitepi badan jalan longsor. Tidak ada korban jiwa, cuma ada beberapa rumah kena timbunan lumpur setinggi lutut orang dewasa” Ungkap Arsyad.

(dwia/dwia)

Next Post

Cegah Penyebaran COVID, Pontianak Berlakukan Jam Malam Selama 14 Hari

Sel Sep 29 , 2020
Jakarta – Pontianak mulai memberlakukan jam malam dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Warga diminta menghentikan aktivitas di luar mulai pukul 21.00 WIB. “Saya imbau masyarakat maupun pelaku usaha warung kopi, cafe, restoran, mall dan taman-taman menghentikan operasionalnya pada pukul 21.00 WIB,” ujar Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, […]