cara strategis mengatasi masalah pandemi ini yaitu salah satunya dengan memasifkan akselerasi vaksinasi.

Manokwari () – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menyatakan bahwa wujud operasi militer selain perang (OMSP) adalah membantu pemerintah daerah dalam segala aspek pembangunan terutama penanganan pandemi COVID-19.

"Saat ini pemerintah menghadapi wabah COVID-19, disinilah TNI terlibat untuk meringankan serta menurunkan beban Pemerintah dan masyarakat yang ada di Papua Barat," kata Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa di Manokwari, Rabu.

Pangdam mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran Kodam XVIII/Kasuari baik Korem, Kodim, Batalyon untuk bergerak membantu Pemerintah Daerah menghentikan Pandemi COVID-19.

Dikatakan, cara strategis mengatasi masalah pandemi ini yaitu salah satunya dengan memasifkan akselerasi vaksinasi.

“Mungkin hampir setiap hari kita laksanakan vaksinasi baik di jajaran di wilayah kemudian bergabung dengan Pemerintah Daerah, Polda dan instansi yang ada. Semua bersinergi, bersatu memasifkan vaksinasi,” ungkapnya.

Pangdam juga menyampaikan bahwa Papua Barat saat ini data menunjukkan kasus COVID-19 yang paling rendah diseluruh Provinsi yakni hanya 26 kasus.

“Jadi kita paling terendah sehingga ini menandakan berarti kita semua masyarakat, Pemda, TNI-Polri dan seluruh komponen bangsa lainnya berusaha menghentikan virus COVID-19 dan ini sudah kita buktikan”ujar Pangdam.

Saat ditanya terkait pelaksanaan serbuan vaksinasi yang dilaksanakan Kodam XVIII/Kasuari apakah mengganggu kinerja dari TNI, mengingat keterlibatan TNI begitu banyak dan begitu aktif dalam penanganan Covid-19, Ia menjawab hal tersebut bagian dari tugas.

“Tidak sama sekali, karena kita juga ada program-program kerja yang terjadwal baik dalam triwulan atau semester. Vaksinasi ini merupakan bagian dari tugas TNI khususnya dari OMSP tadi, jadi tidak masalah mereka sambil melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial juga melakukan vaksinasi”tegasnya.

“Mereka mensosialisasikan karena ada beberapa titik yang memang harus diedukasi dan disosialisasi. Contohnya di sektor ekonomi seperti pasar dimana banyak masyarakat berkumpul. Kita sosialisasikan untuk disiplin dalam protokol kesehatan salah satunya menggunakan masker,” tutur Pangdam.

Ditambahkan Pangdam bahwa saat ini masyarakat terutama di sektor ekonomi sudah terbiasa dengan protokol kesehatan terutama dalam pemakaian masker.

“Kita sudah biasa berdampingan dengan COVID-19 dan ini memang harus dilakukan karena kita tidak tahu sampai kapan pandemi Covid-19 in akan selesai, kita harus bisa bersama-sama hidup dengan situasi ini dan mudah-mudahan saja kira terbebas dari pandemi ini,” tutup Pangdam.
Baca juga: Kodam siap bantu pemda terapkan PPKM Darurat Imbangan di Papua Barat

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © 2021