MPR Sebut SDM Unggul & Pendidikan Bisa Berantas Kemiskinan Lombok Utara

Jazilul Fawaid

Jakarta

Kabupaten Lombok Utara memiliki berbagai potensi alam. Oleh sebab itu, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid berharap Lombok Utara bisa semakin berkembang. Untuk bisa berkembang dan maju, ungkap Jazilul, Lombok Utara harus ditopang dengan sumber daya manusia yang unggul dan mumpuni. Hal itu disampaikan dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR di Lombok Utara, Selasa (3/11).

“Syarat menjadikan daerah Lombok Utara berkembang dan maju adalah masyarakatnya harus menjadi manusia yang unggul dan mumpuni,” kata Jazilul Fawaid.

Eks Bupati Lombok Utara Johan Sjamsu, yang hadir dalam acara Sosialisasi 4 Pilar, mengungkapkan Kabupaten Lombok Utara adalah kabupaten pemekaran pada 2008 dan mulai resmi secara administratif pada 2009. Berpenduduk sekitar 250 ribu jiwa, Kabupaten Lombok Utara memiliki potensi sebagai daerah wisata, pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Baca juga: Jelang Pilkada, Wakil Ketua MPR Ingatkan Bahaya Money Politics

Pada awal pemekaran, tingkat kemiskinan di Kabupaten Lombok Utara cukup tinggi, yaitu 43,1 persen. Selama lima tahun masa bakti Johan sebagai Bupati Lombok Utara, tingkat kemiskinan turun menjadi 9,1 persen. Meski demikian, Kabupaten Lombok Utara masih menjadi daerah tertinggal satu-satunya di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Untuk mengatasi ketertinggalan itu, Jazilul Fawaid mendorong Pemerintah Kabupaten Lombok Utara perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui pendidikan.

“Apabila dalam satu keluarga tidak mendapatkan pendidikan atau tidak bersekolah, sulit untuk maju. Syarat untuk maju adalah masyarakat Lombok Utara harus menjadi manusia yang unggul,” ulas Jazilul.

Baca juga: MPR Dorong Santri Kuasai Iptek untuk Tampil ke Pentas Nasional

Ia meyakini Lombok Utara bisa menjadi daerah maju karena memiliki berbagai potensi.

“Dengan segala potensi yang dimiliki Kabupaten Lombok Utara bisa mengejar ketertinggalan dari daerah lainnya di NTB. Karena itu, sumber daya manusia harus diperbaiki dan ditingkatkan menjadi unggul dan mumpuni. Kalau tidak, masyarakat Lombok Utara hanya menjadi penonton,” urai Jazilul.

Pria yang akrab disapa Gus Jazil ini juga mengingatkan pemimpin Kabupaten Lombok Utara untuk mengutamakan peningkatan sumber daya manusia.

Gus Jazil berharap pemimpin Lombok Utara yang terpilih dalam pilkada serentak nanti dapat membawa daerah Lombok Utara keluar dari status daerah tertinggal.

“Ini sudah 13 tahun sejak pemekaran. Ini juga menjadi tantangan bagi pemimpin di Kabupaten Lombok Utara, termasuk juga tantangan bagi masyarakatnya. Pemimpin yang baru nanti harus bisa memberi kepastian kepada masyarakat Lombok Utara bahwa lima tahun ke depan Lombok Utara menjadi daerah berkembang dan maju,” ujar Jazilul.

“Jadi membangun wilayah atau kabupaten bukan hanya tanggung jawab pejabat bupati dan pemerintah, tetapi juga masyarakatnya. Tanpa keterlibatan masyarakat, tidak mungkin Lombok Utara bisa menjadi daerah maju,” imbuhnya.

(mul/ega)

Next Post

Ketua PDIP Pangkep Tak Terima Dibikin Malu Gegara 'Film Biru'

Rab Nov 4 , 2020
Jakarta – Ketua DPC PDIP Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) H Abd Rasyid yang diviralkan diduga menjadi pemeran dalam video porno akhirnya melapor polisi. Ia melapor ke polisi karena merasa namanya dicemarkan akibat video porno itu. “Beberapa hari yang lalu (laporan polisi dibuat), langsung ji,” kata Abd Rasyid saat dimintai konfirmasi, […]