salah satu bentuk investasi peningkatan kualitas SDM adalah melalui pendidikan di perguruan tinggi yang berkualitas.

Jakarta () – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa investasi untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sangat penting dilakukan dalam rangka proses pembangunan ketenagakerjaan.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu, Menaker Ida menyatakan bahwa salah satu sasaran prioritas pembangunan nasional 2019-2024 menitikberatkan pada peningkatan investasi.

"Oleh karenanya, investasi pada peningkatan kualitas SDM sangat penting dalam proses pembangunan ketenagakerjaan," kata Ida ketika berbicara di Pasker ID Goes to Campus dan Pengukuhan Kepengurusan Forum Komunikasi Perguruan Tingi untuk Ketenagakerjaan (Forkomtinag) di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (25/3).

Investasi sangat penting paling tidak karena lima alasan yaitu investasi membuka lapangan kerja, memperbesar peluang alih teknologi dan pengetahuan, memperkuat kualitas SDM, mendorong peningkatan produktivitas, dan menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional.

Ida mengatakan bahwa salah satu bentuk investasi peningkatan kualitas SDM adalah melalui pendidikan di perguruan tinggi yang berkualitas.

Hal itu karena lulusan dari perguruan tinggi yang berkualitas cenderung akan memiliki produktivitas yang lebih tinggi dan memberi kontribusi yang lebih besar pada perekonomian.

"Oleh karena itu, kita harus terus menjadikan perguruan tinggi sebagai salah satu fokus dalam proses peningkatan kualitas sumber daya manusia bangsa ini," ujarnya.

Dia menyakini dengan adanya Pasker ID Goes to Campus dan Forkomtinag akan memberikan dampak signifikan bagi pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia.

Pada acara acara yang dihadiri oleh sejumlah rektor dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia tersebut, menjadi momentum penting mewujudkan sinergi dan kolaborasi perguruan tinggi dengan Kemnaker sebagai sektor pemimpin (leading sector) pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia.
 

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © 2022