Melawan Usai Ditangkap, Pembunuh Bocah yang Cegah Ibu Diperkosa Ditembak

Ilustrasi Garis Polisi

Banda Aceh

Pelaku pembunuhan bocah R (9) yang mencegah ibunya diperkosa ditembak polisi karena melawan usai ditangkap di Banda Aceh. Pelaku S (46) didor di bagian kakinya.

“Pelaku kembali melawan saat dibawa ke Polres. Akhirnya kita lumpuhkan dengan tembakan ke arah kaki sebanyak tiga kali,” kata Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo kepada com, Senin (12/10/2020).

Baca juga: Bocah yang Dibacok Saat Cegah Ibu Diperkosa Ditemukan Tewas di Sungai

Arief menjelaskan, saat ditangkap di perkebunan tak jauh dari lokasi kejadian, S juga sempat melawan. Dia memegang samurai.

Polisi terpaksa melakukan tembakan peringatan agar pelaku menyerah. S akhirnya dibekuk polisi serta masyarakat Kecamatan Bireuem Bayeun, Aceh Timur sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu (11/10) kemarin.

Usai ditangkap, S dibawa ke Polres Langsa untuk menjalani pemeriksaan. Dalam perjalanan itulah S kembali melakukan perlawanan.

“Saat ini pelaku bersama dengan barang bukti telah diamankan ke Polres Langsa untuk dilakukan penyidikan,” jelas Arief.

Baca juga: Pilu Bocah 9 Tahun Tewas Dibacok saat Bela Ibu yang Diperkosa

Sebelumnya, S diduga memperkosa DA (28) pada Jumat (9/10) malam. Aksinya itu dipergoki korban R dan dia mencoba mencegahnya.

Pelaku S lalu membacok R dan memperkosa DA. Usai beraksi, S membawa lari R. Setelah dilakukan pencarian usai pelaku ditangkap, jenazah R ditemukan di sungai. Ada sepuluh luka bacok di tubuh bocah tersebut.

(agse/maa)

Next Post

Cuaca Buruk, 2 Nelayan Asal Batu Bara Tewas saat Melaut

Sen Okt 12 , 2020
BATU BARA – Nasib nahas dialami sekelompok nelayan yang sedang mencari ikan di perairan Kuala Tanjung Tiram, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Dua nelayan tewas terbawa air pasang, Sabtu 10 Oktober 2020, sekira pukul 18.00 WIB.  Kejadian tersebut bermula saat Latif (40), Nasrun (35) dan Rois (55), warga Dusun […]