Langgar Izin Tinggal, 44 Warga Afrika di Jakpus Diamankan

Belasan WNA asal Afrika diperiksa di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Selatan.

Jakarta

Sebanyak 44 warga negara asing (WNA) dari Afrika di Jakarta Pusat diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas I Non-Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI). Mereka diamankan karena melanggar aturan izin tinggal (overstay).

“Operasi yang dilaksanakan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Kota Administrasi Jakarta Pusat berhasil mengamankan 44 orang WNA. Seluruhnya laki-laki,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Jakarta Pusat Barron Ichsan, dilansir Antara, Kamis (27/8/2020).

Operasi penindakan tersebut digelar di tempat-tempat indekos di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8) malam. Lokasi tersebut dipilih karena warga negara asing banyak yang tinggal di Sawah Besar.

Baca juga: Bule Spanyol Terlibat Keributan, Imigrasi Sukabumi: Legal Pemegang KITAP

Dari 44 WNA tersebut, 23 orang di antaranya tidak memiliki paspor, dan sisanya melanggar masa izin tinggal atau overstay. Sebagian besar, WNA overstay lebih dari 1 tahun.

Mereka akan dibawa ke Direktorat Jenderal Imigrasi untuk ditampung sementara. Barron menegaskan WNA harus tetap melaporkan ke kantor Imigrasi mengenai izin tinggal meski telah melebihi batas tinggal akibat wabah Corona. Pandemi COVID-19, kata Barron, tidak bisa dijadikan alasan.

“Karena kami telah mempersiapkan fasilitas izin tinggal darurat untuk para warga asing yang tidak bisa pulang ke negaranya. Tapi sepertinya ini tidak dilakukan oleh mereka yang ditangkap,” ujar Barron.

(isa/isa)

Next Post

Korsleting Listrik, 10 Rumah di Kompleks PJKA Cicalengka Ludes Terbakar

Jum Agu 28 , 2020
Kabupaten Bandung – Sejumlah rumah di kawasan perumahan Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) Daop 2, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, ludes terbakar. Diperkirakan ada 10 rumah yang habis terbakar dilalap si jago merah. Kapolsek Cicalengka Kompol Aep Suhendi membenarkan hal tersebut. Rumah tersebut ditinggali oleh sejumlah karyawan, pensiunan, dan warga sekitar. […]