KPU Terima Pendaftaran 687 Bakal Paslon Pilkada Serentak 2020

Ilustrasi gedung KPU

Jakarta

Pendaftaran bakal pasangan calon di Pilkada serentak 2020 telah berakhir pada 6 September 2020. Hingga pukul 24.00 WIB, KPU telah menerima pendaftaran 687 bakal pasangan calon di seluruh Indonesia.

“Jumlah bakal pasangan calon yang diterima pendaftarannya berdasarkan data yang dihimpun melalui sistem informasi pencalonan hingga pukul 24.00 sebanyak 687 bakal pasangan calon,” kata Ketua KPU Arief Budiman dalam konferensi pers yang disiarkan Facebook KPU RI, Senin (7/9/2020).

Baca juga: KPU Terima Berkas Pendaftaran 418 Bakal Calon Pilkada 2020

Arief lalu merinci jumlah bakal pasangan calon yang telah diterima pendaftarannya hingga pukul 24.00 dini hari tadi. Ada pasangan yang diusung partai politik maupun gabungan partai politik, ada juga yang mendaftar melalui jalur independen.

“Jumlah bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sebanyak 22, jumlah bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati sebanyak 570, jumlah bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota sebanyak 95. Jumlah calon laki-laki sebanyak 1.233 dan bakal calon perempuan 141, jadi itu menghasilkan 687 pasangan calon,” ujar Arief.

“Jumlah bakal pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik sebanyak 626 bakal pasangan calon. Kemudian jumlah bakal pasangan calon yang melalui jalur perseorangan sebanyak 61. Total 687,” imbuhnya.

Baca juga: Kemendagri Usul KPU Coret Bapaslon yang Tak Peduli Protokol Corona!

Arief mengatakan data yang disebutkannya merupakan data per pukul 24.00 WIB. Data itu masih bisa berubah dan dapat diakses melalui laman resmi KPU RI.

“Perlu saya tegaskan sekali lagi, data ini kami dapatkan sampai dengan pukul 24.00. Kemudian data ini akan terus ter-update. Jadi bukan tidak mungkin, misalnya nanti jam 01.00 ada data yang semula belum masuk nanti masuk itu akan berubah. Tapi ini kami informasikan data yang sudah masuk dikirim ke kita sampai dengan pukul 24.00 dan data itu tiap setengah jam akan ter-update,” jelasnya.

Seperti diketahui, pendaftaran bakal pasangan calon ke KPU RI telah dimulai pada Jumat (4/9) dan berakhir pada Minggu (6/9). Para calon kepala daerah mendaftar dengan cara yang unik, seperti naik kuda hingga diarak para pendukungnya.

Namun, pendaftaran pasangan calon di sejumlah daerah menuai sorotan lantaran menimbulkan kerumunan. Banyak di antara para pendukung pasangan calon yang mengabaikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Bahkan sejumlah calon kepala daerah dinyatakan positif virus Corona.

(azr/fas)

Next Post

Analisa BMKG soal Gempa Magnitudo 6,7 di Sulawesi Utara

Sen Sep 7 , 2020
JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang sebelumnya dilaporkan bermagnitudo 6,9, sempat mengguncang daerah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Minggu, 6 September 2020, pukul 22.23 WIB. Hasil analisis BMKG, episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 6,42 LU dan 125,92 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada […]