Korsleting Listrik, 10 Rumah di Kompleks PJKA Cicalengka Ludes Terbakar

Ilustrasi kebakaran

Kabupaten Bandung

Sejumlah rumah di kawasan perumahan Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) Daop 2, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, ludes terbakar. Diperkirakan ada 10 rumah yang habis terbakar dilalap si jago merah.

Kapolsek Cicalengka Kompol Aep Suhendi membenarkan hal tersebut. Rumah tersebut ditinggali oleh sejumlah karyawan, pensiunan, dan warga sekitar.

“Objek yang terbakar adalah kompleks PJKA, perumahan karyawan PJKA. Ditinggali karyawan, juga yang pensiunan, ada juga masyarakat,” ujar Aep ketika dihubungi com, Kamis (27/8/2020) malam.

Baca juga: Rem Blong, Truk Muatan Susu Kemasan Terguling di Nagreg Bandung

Mulanya, warga melihat kobaran api yang cukup besar di salah satu rumah yang berada di Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada pukul 19.45 WIB. Api dengan cepat menjalar ke rumah-rumah lainnya.

“Munculnya dari salah satu rumah, tapi sudah membesar ketahuannya. (Dan merambat) ke rumah lain. Diperkirakan 10 rumah (hangus terbakar). (Rumah) ada yang permanen, ada yang berbahan kayu yang sudah tua di rumah-rumah itu,” ucapnya.

Petugas Damkar Kabupaten Bandung dibantu warga dan personel kepolisian berhasil memadamkan api sekitar pukul 23.00 WIB. Empat mobil pemadam kebakaran diterjunkan dalam proses pemadaman.

Lokasi kebakaran tidak berada jauh dari Stasiun Cicalengka. Perumahan tersebut berada di sebelah selatan stasiun. Dari dugaan sementara, kata Aep, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik dari salah satu rumah.

“Diduga sementara dari korsleting listrik, kemungkinan itu,” tutur Aep.

Baca juga: Mobil Muatan Buah Vs Bus di Bandung, Seorang Sopir Tewas

Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Penghuni rumah sudah berada di luar rumah saat api mulai membesar.

“Tidak ada korban jiwa. Warga sudah pada keluar ketika api membesar,” ucapnya.

(isa/isa)

Next Post

KPK Setor Uang Pengganti Koruptor Sebesar Rp620 Juta ke Kas Negara

Jum Agu 28 , 2020
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetorkan uang sebesar Rp620 juta ke kas negara. Uang Rp620 juta itu merupakan pembayaran pengganti dari mantan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan, Refly Ruddy Tangkere. Refly Ruddy Tangkere merupakan terpidana penerima suap terkait pengadaan proyek jalan di Provinsi Kalimantan Timur tahun […]