Komjak Akan Minta Penjelasan Kejari Jaksel soal Jamuan untuk 2 Jenderal

Anggota Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak menyambangi KPK untuk memastikan operasi tangkap tangan yang dilakukan di lingkungan Korps Adhyaksa. Dia menyebut ada seorang jaksa yang tengah menjalani pemeriksaan.

Jakarta

Komisi Kejaksaan (Komjak) berencana memanggil pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) terkait jamuan makan untuk dua jenderal tersangka red notice Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo. Komjak menyebut pemanggilan itu untuk menerima penjelasan dan membuat terang polemik ini.

“Lebih lanjut menyangkut informasi ini akan kami minta penjelasan ke Kejaksaan Jakarta Selatan, minta keterangan atau penjelasan bagaimana hal tersebut secara jelas,” kata Ketua Komjak, Barita Simanjuntak melalui pesan singkat, Minggu (18/10/2020).

Baca juga: Kajari Jaksel soal Jamuan untuk 2 Jenderal: Soto Ayam Tak Sampai Rp 20 Ribu

Barita mengatakan pada dasarnya semua orang sama di mata hukum. Barita menyebut tidak ada satu orang pun yang bisa diistimewakan.

“Pada prinsipnya semua orang sama di hadapan hukum, tidak ada yang diistimewakan berdasarkan prinsip equality before the law dan due process of law,” tutur Barita.

Baca juga: Kata Kajari Jaksel soal Jamuan untuk Irjen Napoleon-Brigjen Prasetijo

Oleh sebab itu, Barita mengatakan sudah ada standar operasional prosedur (SOP) yang mengatur agar prinsip equality before the law dan due process of law diimplementasikan. Hal ini agar semua orang diperlakukan sama dalam suatu perkara.

“Untuk itulah agar prinsip ini diimplementasikan secara seragam maka dalam setiap penanganan perkara sudah diatur standar prosedurnya (SOP),” imbuhnya.

Tonton juga ‘Irjen Napoleon Akan Buka-bukaan Soal Kasus Red Notice’:

[Gambas:Video 20]

Selanjutnya

Halaman
1
2

Next Post

Kawal Subsidi Upah, Menaker Sambangi 3 Rumah Pekerja di Pekalongan

Ming Okt 18 , 2020
Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengunjungi rumah dan berdialog langsung dengan penerima bantuan subsidi gaji/upah (BSU) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Ada tiga rumah penerima BSU yang ia kunjungi yaitu Sri Riskiyah, Silfana dan Kharisul Fuad. Penerima BSU Sri Riskiyah memiliki dua putra yang masih balita. Saat ini dia […]