Jakarta () – Pada Rabu (16/11) penularan virus corona sub-varian Omicron XBB dan BQ.1 meningkat, kasus gangguan ginjal akut pada anak menurun, dan pemerintah mengumumkan obat kritikal yang masih dapat digunakan semasa penyelidikan kaitan penggunaan obat sirop dengan gangguan ginjal akut pada anak.

Selain itu ada warta seputar KTT G20 dan penanganan sampah di Kota Banjarmasin yang dapat disimak kembali dalam rangkuman berita berikut.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril mengemukakan bahwa penularan virus corona penyebab COVID-19 sub-varian Omicron XBB dan BQ.1 meningkat. Menurut dia, kasus COVID-19 yang disebabkan oleh infeksi kedua sub-varian virus corona itu sekarang mencakup 25 persen dari seluruh kasus.

Kasus gangguan ginjal akut tidak bertambah dalam dua pekan terakhir

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengatakan bahwa angka kasus gangguan ginjal akut pada anak tidak bertambah dalam dua pekan terakhir. "Sejak 2 November 2022 sampai sekarang, atau dua pekan terakhir, terjadi penurunan kasus. Artinya, kasus tidak bertambah, sehingga tetap 324 kasus dalam dua pekan terakhir," katanya. 

Kementerian Kesehatan umumkan 12 obat kritikal yang boleh diresepkan

Kementerian Kesehatan mengumumkan daftar 12 obat kritikal yang tetap dapat diresepkan kepada pasien semasa penyelidikan kaitan produk obat sirop dengan gangguan ginjal akut progresif atipikal pada anak. Menurut surat edaran dari kementerian, obat kritikal yang masih dapat digunakan meliputi obat yang mengandung asam valproat, Depakene, Depval, Epifri, Ikalep, Sodium Valproate, Valeptik, Vellepsy, Veronil, Revatio Syrop, Viagra Syrop, dan Chloral Hydrat Syrop.

Presiden ajak pemimpin G20 tanam bakau

Presiden Joko Widodo mengajak para pemimpin delegasi negara anggota G20 menanam bibit pohon bakau di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali, untuk menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pelestarian lingkungan hidup. Kegiatan penanaman bibit pohon bakau itu merupakan bagian dari rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi G20.​​​​​​​

Banjarmasin kini punya si Molisa untuk angkut sampah

Pemerintah Kota Banjarmasin di Provinsi Kalimantan Selatan kini memiliki motor ramah lingkungan Si Molisa untuk mengangkut sampah. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah memberikan kendaraan listrik beroda tiga itu kepada Pemerintah Kota Banjarmasin pada Rabu.
 

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Maryati
COPYRIGHT © 2022