Jakarta () – Terdapat beberapa berita humaniora yang mendapatkan perhatian pembaca pada Minggu (22/5) kemarin, termasuk pemerintah berpeluang menghapus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dalam waktu secepatnya.

Selain itu terdapat pula pemberitaan mengenai proses pemakaman mantan Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, di Kota Batu, Jawa Timur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang meminta agar petugas haji memberikan layanan prima kepada jamaah.

Ada pula berita mengenai Festival Rujak Uleg dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-729 Kota Surabaya yang digelar di pada Minggu kemarin.

Berikut beberapa berita humaniora kemarin yang masih menarik disimak hari ini:

Menko PMK: Pemerintah secepatnya hapus PPKM

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko) PMK Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah berpeluang besar menghapus PPKM dalam waktu secepatnya jika situasi sudah terkendali. Dia memastikan pemerintah tetap melakukan pertimbangan secara matang masukan dari berbagai pakar terkait penghapusan PPKM.

Wiku: Achmad Yurianto bertugas sebagai jubir COVID-19 selama 140 hari

Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan almarhum Achmad Yurianto telah bertugas selama 140 hari sebagai juru bicara pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19 yang dia lakukam secara disiplin dan merupakan seorang pejuang COVID-19.

Jenazah Achmad Yurianto dimakamkan di samping pusara ibunda

Achmad Yurianto, yang meninggal pada Sabtu (21/5) pukul 18.58, telah dimakamkan di samping pusara ibunya di Kota Batu, Jawa Timur pada Minggu (22/5) yang diawali upacara pelepasan secara militer.

Wagub Jabar minta petugas haji beri layanan prima kepada jamaah

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum meminta kepada 21 petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) embarkasi Jakarta-Bekasi tahun 2022 untuk memberikan layanan prima kepada jemaah. Hal itu dia sampaikan kepada PPIH yang dilantik di UPT Asrama Haji Bekasi, Kota Bekasi, Jabar.

Ratusan peserta semarakkan Festival Rujak Uleg di Surabaya

Ratusan peserta itu menyemarakkan Festival Rujak Uleg dalam rangka memperingati hari jadi Kota Surabaya ke-729 setelah sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi COVID-19.

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © 2022