Jadi kalau dia positif tapi saturasi masih di atas 94/95, dikasih obat ini hasil uji klinis di luar negeri 50 persen bisa sembuh. Tidak masuk ke rumah sakit

Jakarta () – Sejumlah berita humaniora Senin (8/11) yang masih menarik disimak telah dirangkum, lain terkait harga obat COVID-19 Molnuvirapir yang di bawah Rp1 juta hingga penerima dua dosis vaksin COVID-19 di Indonesia mencapai 79,2 juta orang.

Selain itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunggu kelengkapan data Sinovac untuk anak berusia 3 tahun ke atas.

Rangkuman berita terpopuler tersebut dapat Anda simak selengkapnya melalui tautan berikut:

Menkes: Harga obat COVID-19 Molnuvirapir di bawah Rp1 juta

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperkirakan harga obat COVID-19 Molnuvirapir berkisar 40 sampai 50 dolar AS atau di bawah Rp1 juta.

Pemerintah targetkan vaksinasi capai 300 juta dosis hingga akhir tahun

Pemerintah melalui Menteri Keseatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan laju vaksinasi COVID-19 secara nasional mencapai 290 hingga 300 juta dosis, yang mencakup penerima dosis pertama dan kedua, hingga akhir tahun 2021 ini.

Tren kenaikan COVID-19 terjadi di 43 wilayah Jawa-Bali dan Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyebut ada tren kenaikan kasus COVID-19, khususnya di 43 kabupaten/kota di wilayah Jawa-Bali, termasuk wilayah Ibu Kota DKI Jakarta.

Penerima dua dosis vaksin COVID-19 di Indonesia capai 792 juta orang

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menunjukkan bahwa penduduk Indonesia yang telah mendapatkan dua dosis COVID-19 kini telah mencapai 79.212.475 orang setelah terjadi penambahan 218.312 orang yang mendapatkan dosis kedua dari berbagai jenis vaksin yang digunakan di Tanah Air.

BPOM tungguh kelengkapan data Sinovac untuk usia 3 tahun ke atas

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI sedang menunggu kelengkapan data keamanan dari vaksin Sinovac untuk diberikan kepada kelompok usia 3 tahun ke atas di Indonesia.

 

Pewarta: Sanya Dinda Susanti
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © 2021