Jakarta () – Pada Minggu (9/10) gempa terjadi di wilayah pantai tenggara Pandeglang di Provinsi Banten, banjir yang melanda bagian wilayah Aceh Timur memaksa hampir lima ribu orang mengungsi, dan puluhan rumah rusak akibat banjir di Sukabumi.

Warta mengenai bencana alam yang terjadi di beberapa daerah bisa disimak kembali dalam rangkuman berita berikut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik dengan magnitudo 5,3 yang terjadi di wilayah Pantai Tenggara Pandeglang, Provinsi Banten, Minggu sore, merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Gempa tersebut pusatnya berada di laut pada kedalaman 47 km sekira 22 km arah barat daya Bayah.

Banjir di Aceh Timur memaksa hampir lima ribu warga mengungsi

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) banjir berdampak pada 1.718 rumah dan memaksa hampir lima ribu warga mengungsi di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Banjir melanda 19 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di kabupaten itu. 

63 rumah rusak akibat banjir dan tanah longsor di Purabaya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat 63 rumah rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat (7/10) hingga Minggu (9/10).

BNPB bantu penanganan dampak banjir di Aceh Utara

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan senilai Rp350 juta kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk membantu penanganan dampak banjir di daerah itu. Dana tersebut dialokasikan untuk biaya penanganan darurat bencana dan penyediaan bantuan logistik serta peralatan pendukung penanganan bencana.

Banjir melanda sejumlah desa di delapan kecamatan di Kapuas Hulu

Badan Penanggulangan Bencana Daerah mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan menyusul banjir yang melanda sejumlah desa di delapan wilayah kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi  Kalimantan Barat. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air Sungai Kapuas meluap dan membanjiri bagian wilayah kabupaten tersebut.

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Maryati
COPYRIGHT © 2022