Kejati Sumut Tangkap Buron Kasus Korupsi Alat Tangkap Ikan

Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menangkap buronan kasus korupsi Boy MF Tampubolon (42).

Jakarta

Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menangkap buronan, Boy MF Tampubolon (42), di Aceh Singkil. Boy merupakan terpidana kasus korupsi dengan kerugian negara Rp 492 juta.

“Tim mengamankan terpidana DPO Kejari Belawan atas nama Boy MF Tampubolon, (42) di Jalan Lipat Kajang Atas Kampung Siatas Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil,” kata Plt Kajati Sumut, Aditya Warman, melalui Asintel Dwi Setyo Budi Utomo, Kamis (22/10/2020).

Dwi mengatakan kasus korupsi ini terkait pengadaan sarana dan alat penangkap ikan pada Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan TA 2014 di Kelurahan Nelayan Indah, Medan Labuhan. Kasus ini sudah berkekuatan hukum tetap.

Baca juga: Kasus Sertifikat Tanah, Eks Pejabat di Tobasa Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

“Kerugian negara Rp. 492.781.650. Boy MF Tampubolon terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ujar Dwi Setyo.

Dwi menyebut Boy divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta oleh majelis kasasi Makamah Agung pada 2017. Dia juga dihukum membayar uang pengganti Rp 492 juta.

“Setelah pendataan dan administrasi di Kejatisu, selanjutnya terpidana akan diserahkan ke Kejari Belawan,” ucapnya.

(aik/aik)

Next Post

Polisi Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Bekasi, 2 Lainnya Masih DPO

Jum Okt 23 , 2020
BEKASI – Jajaran Polsek Bekasi Kota menangkap dua pengedar narkoba jenis ganja di Jalan Tiva VII, Nomor 12 RT 04/08, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukma Jaya.  Keduanya ditangkap karena kedapatan membawa 5 bungkus kertas coklat berisi ganja dengan berat bruto 237 gram, 3 bungkus 117 gram dan 8 bungkus 63 […]