Jakarta () – Iran pada Sabtu (3/12) memulai pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) baru di Provinsi Khuzestan, Iran barat daya, demikian dilaporkan kantor berita Nour.

Mohammad Eslami, Kepala Organisasi Energi Atom Iran, dan beberapa pejabat setempat menyaksikan dimulainya pembangunan PLTN Karoon berkapasitas 300 megawatt, yang akan memasang sebuah reaktor air ringan bertekanan dengan menggunakan uranium oksida yang diperkaya empat persen sebagai bahan bakar.

Iran telah memulai pembangunan PLTN dengan "kecepatan tinggi," kata Eslami, menambahkan bahwa PLTN Karoon akan membantu Iran mencapai target peningkatan pangsa energi nuklir menjadi sekitar 20 persen dari keranjang listrik keseluruhan negara itu.

Iran berencana menghabiskan 1,5 hingga 2 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp15.617) dan waktu delapan tahun untuk membangun PLTN Karoon, menurut kantor berita Nour.

PLTN Bushehr 1.000 megawatt tersebut, yang merupakan PLTN sipil pertama di Iran, mulai memasok listrik pada September 2011 dengan kerja sama Rusia. 

 

Pewarta: Xinhua
Editor: Desi Purnamawati
COPYRIGHT © 2022