Indonesia dan Selandia Baru Jalin Kerja Sama di Berbagai Bidang

Kesepakatan Terkait Kerja Sama Bilateral Indonesia-Selandia Baru

Jakarta

Negara Indonesia menyepakati kerja sama bilateral dengan Negara Selandia Baru selama 5 tahun ke depan. Kerja sama itu dilakukan mencakup berbagai jenis bidang termasuk penyelesaian pandemi COVID-19.

Kerja sama itu disepakati dalam acara Joint Ministerial Commission (JMC) ke-9 secara virtual antara Indonesia dan Selandia Baru yang telah selesai pada Rabu (29/7/2020). Kesepakatan itu disetujui oleh perwakilan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan counterpart-nya dari Selandia Baru Winston Peters.

“Hal ini menunjukkan Indonesia dan Selandia Baru memiliki kedekatan hubungan yang khusus karena dilandasi oleh semakin kuatnya Ikatan sebagai sesama negara Pasifik,” ucap Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya, dalam keterangannya, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Indonesia Siap Uji Klinis Vaksin Corona dari Korsel pada September

Kerja sama ekonomi disebut yang menjadi prioritas dalam kesepakatan ini. Meski demikian ada kesepakatan lain dalam bidang perdagangan, investasi, pariwisata, energi, tenaga kerja, produk halal, pertanian, serta peternakan. Dalam bidang perdagangan misalnya, kedua negara sepakat untuk berupaya mengatasi hambatan non-tarif agar target perdagangan sebesar Rp 40 triliun pada tahun 2024 dapat tercapai.

Pihak Indonesia diwakilkan Menlu Retno dalam kesempatan itu juga secara tegas minta agar Selandia Baru membuka lebih banyak lagi akses bagi berbagai produk dari Indonesia seperti buah-buahan tropis dan peluang bekerja bagi pemetik buah dan halal slaughter. Sementara dalam bidang investasi, Selandia Baru setuju untuk mendorong investasinya masuk ke Indonesia dalam bidang energi terbarukan, pakan ternak, dan kesehatan.

Baca juga: Terpilih Lagi Jadi Presiden DK PBB, RI Usung Tema Perdamaian yang Abadi

Kedua negara juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang lainnya terutama untuk dapat mencari solusi atas krisis yang terjadi selama pandemi COVID-19. Kerja sama ini terkait ekspor alat pelindung diri (APD) hasil produksi Indonesia ke Selandia Baru.

Berdasarkan informasi, kerja sama dan hubungan diplomatik Indonesia dan Selandia Baru telah berlansung sejak tahun 1958. Hingga kini hubungan tersebut tetap berlangsung.

(maa/maa)

Next Post

Cerita WNI yang 'Terpilih' Berhaji di Tengah Pandemi Covid-19

Kam Jul 30 , 2020
SALAH seorang dari dua warga negara Indonesia yang terpilih untuk bisa mengikuti ibadah haji tahun ini, menyebut pengalamannya sebagai ‘berkah dan panggilan Allah’. Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, Arab Saudi melarang jemaah haji internasional di tengah pandemi Covid-19, dengan jumlah yang ikut tahun ini dibatasi hanya 10.000 orang, sementara […]