Hendak Ikut Demo Omnibus Law, 296 Pelajar Diamankan Polisi di Jakut

Polisi mengamankan 59 orang anggota geng motor hingga pelajar saat hendak ikut aksi unjuk rasa bersama buruh dan mahasiswa di Cilegon (Dok. Istimewa).

Jakarta

Sebanyak 296 pelajar yang hendak ikut demo penolakan omnibus law di sekitar Istana Negara diamankan polisi di Jakarta Utara. Para pelajar itu ada yang berasal dari luar Jakarta.

“Kami langsung melakukan ‘rapid test’ kepada para pelajar tersebut. Semuanya hasilnya negatif,” ujar Kasubag Humas Polres Jakarta Utara Kompol Sungkono seperti dilansir Antara, Kamis (8/10/2020).

Para pelajar itu dikumpulkan di halaman Polres Metro Jakarta Utara. Mereka tampak telanjang dada dan duduk berbaris. Semuanya terlihat mengenakan masker.

Baca juga: 84 Pelaku Rusuh Demo Tolak Omnibus Law di Padang Ditangkap Polisi

Para pelajar itu sedang menunggu dijemput oleh keluarga masing-masing. Seorang ibu tampak bersitegang dengan anggota polisi.

Ibu-ibu tersebut hendak secepatnya menjemput anaknya. Namun, polisi menyuruhnya untuk menunggu di luar Polres terlebih dahulu.

“Saya sudah arahkan untuk menunggu di luar karena sedang didata,” ujar anggota Polres Metro Jakarta Utara Brigadir Rudy Haryadi.

(isa/isa)

Next Post

Halte TransJakarta Dukuh Atas Dirusak Massa Demo

Jum Okt 9 , 2020
Jakarta – Sejumlah massa unjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja (Ciptaker) sempat membuat kerusuhan di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan. Massa turut merusak Halte TransJakarta Dukuh Atas. Pantauan com, Jumat (9/10/2020), terlihat kaca-kaca di Halte Trans Jakarta Dukuh Atas Pecah di kedua sisinya. Lokasi Halte itu berada di seberang […]