Hadi Pranoto Laporkan Balik Muannas Alaidid Terkait Pencemaran Nama Baik

Tim Pengacara Hadi Pranoto Laporkan Balik Muannas Alaidid

Jakarta

Tim kuasa hukum Hadi Pranoto melaporkan CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya. Kuasa hukum Hadi Pranoto melaporkan Muannas dengan tuduhan pencemaran nama baik.

“Kami di sini mewakili Pak Hadi Pranoto untuk membuat laporan polisi terkait pencemaran nama baik yang dibuat oleh saudara MA. Jadi, setelah kami ke beberapa tempat untuk konsultasi, akhirnya dijatuhkan pilihan untuk bisa melakukan pelaporan di Polda Metro Jaya,” ujar kuasa hukum Hadi Pranoto, Angga Busra Lesmana, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Laporan Hadi Pranoto kini telah terdaftar di Polda Metro Jaya dengan nomor polisi LP/4648/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, Tanggal: 6 Agustus 2020. Kini laporan tersebut akan ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Baca juga: Hadi Pranoto dan Anji akan Dipanggil Sebagai Saksi untuk Pemeriksaan

Angga menilai ada beberapa pernyataan yang dikeluarkan oleh Muannas Alaidid saat memberikan keterangan kepada media soal Hadi Pranoto bisa dikategorikan sebagai tindakan pencemaran nama baik kliennya tersebut. Salah satunya penyebutan kata ‘profesor’.

“Kenapa saudara MA ini kita katakan pencemaran nama baik? Pertama, bahwa MA menyebutkan klien kita adalah profesor. Padahal klien kita tidak pernah menyebutkan dirinya profesor,” jelasnya.

“Kedua, bahwa kita juga melihat ke mana-mana dia buat statement bahwa klien kami katanya memang ada memiliki teknologi, tapi klien kami tidak pernah menyebutkan bahwa dia tidak percaya dengan swab atau tes rapid. Itu nggak pernah, itu yang kita laporkan,” sambungnya.

Baca juga: Cyber Indonesia Bakal Polisikan Anji dan Hadi Pranoto

Beberapa barang bukti pendukung juga turut dibawa oleh kuasa hukum Hadi Pranoto dalam melaporkan Muannas Alaidid atas tudingan pencemaran nama baik. Bukti-bukti tersebut berupa potongan video yang memuat pernyataan Muannas Alaidid tentang Hadi Pranoto.

“Kita bawa di antaranya adalah rekaman video yang kita lihat itu ada di sosial medianya yang bersangkutan. Lalu juga screenshot video yang ada di Instagram, sosial media,” jelasnya.

(zap/zap)

Next Post

Usai Pesta Miras, Gadis 18 tahun Digilir Teman Pacarnya

Kam Agu 6 , 2020
MAKASSAR – Kepolisian Polres Pangkep Sulawesi Selatan mengamankan lima terduga pelaku pemerkosaan. Empat diantaranya kini ditetapkan sebagai tersangka, setelah gadis inisial HA 18 tahun didampingi orangtuanya melapor ke Mapolres Pangkep kejadian yang memilukan menimpanya. Keempat pelaku pria itu yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi, yakni inisial DA 17 tahun Warga […]