Guru SD Istri Polisi di Parepare Sulsel Meninggal karena Corona

Pemakaman guru SD istri polisi di Sulsel yang meninggal karena Corona.

Parepare

Seorang guru SD di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) terkonfirmasi positif virus Corona (COVID-19). Guru SD berinisial H (38) yang selama ini dirawat di kamar isolasi RSU Andi Makkasau meninggal dunia petang tadi.

Pasien H dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (6/9/2020) sekitar pukul 17.42 Wita. Pasien masuk RSU Andi Makkasau Parepare beberapa hari lalu karena keluhan hilangnya indera penciuman.

“Sepertinya H ini gejala baru seperti yang diumumkan Menkes belum lama ini. Dia OTG (orang tanpa gejala) yang tidak memiliki gejala COVID-19 secara umum, bahkan kondisinya cenderung membaik beberapa hari ini dirawat di RSU Andi Makkasau,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Parepare, Halwatia.

Baca juga: Ada Pegawai Positif COVID-19, Pengadilan Negeri Parepare Tutup Layanan

H diduga tertular dari ibunya yang juga terkonfirmasi positif COVID-19 beberapa hari lalu. H diduga tertular saat menjaga ayahnya yang dirawat di RS Wahidin.

“H diduga tertular di Makasar saat menjaga ayahnya yang sakit di RS Wahidin, namun ayahnya negatif. Sementara ibunya meninggal beberapa hari yang lalu terkonfirmasi COVID-19,” ujarnya.

Menurut Halwatia, awalnya pasien H mulai terlihat membaik bahkan bisa bercanda setelah dirawat beberapa hari. Namun pada Minggu dini hari, tiba-tiba dia mengalami sesak napas. Kondisinya terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal.

“Ini yang perlu kami ingatkan munculnya gejala baru COVID-19 di Parepare. Orang yang terlihat segar bugar namun ternyata dia OTG dan langsung meninggal dunia karena gejala sesak napas. Karena itu, protokol kesehatan wajib diterapkan, tidak bisa tidak,” tegas Kepala Dinkes Parepare itu.

Baca juga: ASN di Parepare yang Hamil 8 Bulan Positif Corona

Halwatia mengatakan suami H, yang merupakan anggota Polri dan tinggal di Asrama Brimob Parepare akan di-swab test. Menyusul kemudian anggota keluarganya yang lain dan mereka yang kontak erat akan di-tracing.

H dimakamkan di TPU Bilalange, Kelurahan Lemoe, Kecamatan, Bacukiki, Parepare. Ia dimakamkan dengan protokol COVID-19.

Berdasarkan data Gugus Tugas COVID-19 Parepare, terkonfirmasi 145 kasus positif per 6 September 2020. Pasien positif Corona di Parepare bertambah tujuh orang dalam dua hari terakhir. Meninggalnya H menjadikan pasien yang meninggal akibat COVID-19 di Parepare bertambah menjadi dua orang.

(azr/azr)

Next Post

Bapaslon Toni – Miftahul minta KPU adil dan transparan

Sen Sep 7 , 2020
– Bakal Pasangan Calon Bapaslon Toni Fatoni Mukson – Miftahul Tamamy secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Kabupaten Pandeglang. Toni – Miftahul mendaftar ke KPU bersama partai pengsusung menggunakan kendaraan komunitas jeep. Pasangan ini diusung oleh 2 partai, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (Rangga Eka Putra/Dudy […]