Geng Motor-Anarko di Medan Bikin Ricuh Demo Omnibus Law

Demo tolak omnibus law di DPRD Sumut ricuh (Datuk Haris-detikcom)

Jakarta

Demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja di DPRD Sumatera Utara berujung ricuh. Disebut terdapat massa dari kelompok anarko bergabung dengan geng motor.

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin mengatakan terdapat 32 kelompok anarko. Martuani menuturkan pihaknya tengah mendalami hal ini.

Baca juga: Kapolda Sumut soal Ricuh di Medan: Kelompok Anarko Gabung dengan Geng Motor

“Ada 32 kelompok anarko. Kelompok anarko ini gabung dengan geng motor, sedang kita dalami,” kata Irjen Martuani di Medan, Jumat (9/10/2020).

Martuani mengatakan massa yang disebutnya dari kelompok anarko itu terorganisasi. Mereka, menurut Martuani, menumpang pada pengunjuk rasa.

“Kita mensinyalir mereka terorganisir menumpang kepada pengunjuk rasa,” tuturnya.

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Pria Misterius Lempar Batu dari Atas DPRD Medan

Dia mengatakan secara total ada 253 orang yang ditangkap terkait demo ricuh kemarin. Polisi juga menyita senjata tajam dari sejumlah orang.

“Di antara 253 ini ada yang membawa sajam atau kelewang, itu kita proses,” jelasnya.

Selanjutnya

Halaman
1
2

Next Post

KPU Sultra: paslon langgar protokol kesehatan bisa kena sanksi pidana

Jum Okt 9 , 2020
Kendari – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan jika pasangan calon peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 ada yang melanggar protokol kesehatan di tahapan kampanye bisa dikenakan saksi pidana. Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir Muthalib mengatakan sanksi pidana yang dapat mengenai paslon pelanggar protokol kesehatan […]