Gara-gara Jengkol, Pria di Libuklinggau Nekat Bacok Sepupu hingga Tewas

ilustrasi pembunuhan

Palembang

Pembunuhan sadis terjadi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pagi tadi. Korban bernama Untung (31) tewas usai dibacok sepupunya karena kerap mencuri jengkol.

Informasi yang dihimpun, pembunuhan sadis itu terjadi pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku, Husni Jaya (34), kesal karena korban kerap mencuri jengkol dan kopi.

Husni, yang mendapat laporan dari ibu mertuanya, langsung mendatangi korban. Karena masih sepupu, pelaku pun menasihati korban untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Pelaku ini sebenarnya sudah pernah ribut sama korban. Gara-gara korban ini sering masuk kebun pelaku, mencuri jengkol dan kopi berulang kali,” terang Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Alex Adrian saat dimintai konfirmasi, Senin (24/8/2020).

Baca juga: Momen Menegangkan Polisi Sergap Eksekutor Penembakan di Kelapa Gading

Puncaknya, kata Alex, korban mendatangi rumah pelaku pagi tadi. Bahkan aksinya yang datang mengendap-endap diketahui mertua pelaku.

“Ya karena ada laporan dari mertua, pelaku mendatangi korban. Dia menasihati untuk berhenti, korban ini bilang nggak usah urus dia lagi dan pelaku emosi,” kata Alex.

Dalam kondisi emosi, dia kembali meminta sepupunya itu pergi dari rumahnya. Tetapi permintaan itu tidak dihiraukan sehingga pelaku langsung membacok korban tepat di kepala hingga tewas.

“Setelah membacok korban sebanyak 3 kali dan korban terjatuh, pelaku kabur ke rumahnya. Dia ceritakan kejadian sama keluarga,” kata Alex.

Baca juga: Dilaporkan Gantung Diri, Ternyata Nenek Ini Dibunuh Anak-Menantu

Setelah menerima laporan, tim Opsnal Sat Reskrim Polres Lubuklinggau menangkap pelaku di rumah. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan untuk selanjutnya dibawa ke Polres.

“Pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Dia mengaku korban memang sering mencuri, salah satunya jengkol di kebun pelaku dan kopi,” katanya.

Atas perbuatannya pelaku berikut barang bukti diamankan di Polres Lubuklinggau. Pelaku terancam Pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara 8 tahun.

(idn/idn)

Next Post

Andi Irfan Jaya, Teman Dekat Jaksa Pinangki Diperiksa Kejagung

Sen Agu 24 , 2020
Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut kasus dugaan suap atau penerimaan hadiah/janji jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait kasus Djoko Tjandra. Hari ini penyidik Kejagung memeriksa teman dekat Pinangki, Andi Irfan Jaya. “Saksi yang diperiksa atau diminta keterangannya adalah Saudara Andi Irfan Jaya,” kata Kapuspenkum Kejagung, Hari Setiyono, dalam keterangannya, […]