Pontianak () – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menampilkan 525 koleksi sejarah pada pameran yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Pemerintah Provinsi setempat di Galeri Arsip.

“Pameran ini banyak menampilkan perjalanan terbentuknya Pemprov Kalbar dari masa ke masa, termasuk profil Gubernur Kalbar dari dahulu hingga sekarang, capaian pembangunan Pemprov Kalbar, serta materi arsip lainnya,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat Sugeng Hariyadi di Pontianak, Rabu.

Ia mengatakan pameran yang mengusung tematik sejarah Pemprov Kalbar ini diadakan mulai 24 Januari hingga 27 Januari 2023, dengan menampilkan 525 koleksi arsip yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada anak muda, mahasiswa atau masyarakat lainnya.

“Beberapa dokumen arsip kami berikan narasi agar jelas tergambar peristiwa yang ada di arsip tersebut, dan penempatannya juga kami atur sedemikian rupa, sehingga mudah diingat serta dipelajari mahasiswa serta pelajar yang hadir,” ujarnya.

Sejak hari pertama diadakan pameran tersebut, banyak peminatnya. Terlihat masyarakat umum antusias, terutama di kalangan mahasiswa dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sementara itu, di tempat yang sama, salah satu pengunjung Nadinda mengaku terkesan saat pertama kali mengunjungi Galeri Arsip yang banyak menampilkan arsip kuno serta foto-foto dari masa lampau.

Baca juga: Dokter Rubini dalam catatan sejarah pergerakan dan perjuangan Kalbar

"Saya kaget dan tidak menyangka saat melihat foto-foto lama, karena yang saya hanya tahu sejarahnya saja. Sebelumnya saya tak pernah tahu, ternyata arsip itu bisa di pamerkan,” katanya.

Ia mengatakan dengan adanya pameran tersebut, ia antusias mengelilingi areal Galeri Arsip sudut demi sudut dan mengakui banyak pengetahuan yang ia dapatkan tentang sejarah Kalimantan Barat.

"Banyak pengetahuan sejarah yang saya dapatkan di sini, saya senang sekali. Saya berharap Kalbar lebih banyak lagi menyelenggarakan pameran yang bermanfaat seperti ini," ujarnya.

Pewarta: Rendra Oxtora dan Sucia Lucinda
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © 2023