Dikunjungi Cawagub Indra Catri, Begini Respons Warga Desa Palak Aneh

Indra Catri

Jakarta

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Barat (Sumbar) Indra Catri berkunjung ke Desa Palak Aneh, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman. Masyarakat setempat menyambut kedatangan Indra.

Tokoh Masyarakat Desa Palak Aneh, Insal, mengatakan punya beberapa alasan untuk memilih Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC). Insal mengapresiasi Indra yang menyempatkan diri berkunjung ke desanya.

“Pak Indra Catri sampai di desa kami. Calon kepala daerah yang berasal dari daerah ini saja, belum datang ke kampung kami,” kata Insal dikutip keterangan tertulis, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Warga Padang Menangis ke Nasrul Abit, Curhat Soal Bantuan COVID-19

Insal menyebut masyarakat Desa Palak Aneh menyambut baik kedatangan politisi Partai Gerindra itu. Menurutnya Indra mudah berbaur dengan warga untuk berdiskusi.

Insal memandang ‘lakek tangan’ atau kinerja NA-IC sudah teruji. Mereka dianggap mampu bekerja nyata untuk masyarakat. Nasrul Abit mampu membuat wilayah yang dipimpinnya keluar dari status daerah tertinggal.

Sementara itu, Indra Catri dinilai mampu mendongkrak ekonomi masyarakat di sektor pertanian selama menjabat Bupati Agam dua periode. Beragam inovasi yang dilakukannya di Agam dijanjikan bakal diadopsi ketika terpilih pada Pilgub Sumbar 2020.

“Jadi, kami tak punya alasan untuk tidak memilih NA-IC,” sebut Insal.

Baca juga: Nasrul Abit Ingin Kembangkan Pariwisata Sungai Pisang

Sementara itu, Indra Catri mengatakan dirinya butuh dukungan dan doa masyarakat. Ia pun berharap pesta demokrasi ini berjalan damai dan lancar.

“Saya berterima kasih atas respons positif masyarakat terhadap NA-IC. Dukungan dan doa ini akan menjadi tanggung jawab kami nantinya ketika terpilih,” ungkap Indra.

(mul/mpr)

Next Post

Arsul Sani sebut Sandiaga sulit jadi Ketua Umum PPP

Sel Nov 3 , 2020
Semarang – Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyebut Sandiaga Uno sulit untuk langsung menjadi Ketua Umum PPP karena bukan merupakan kader partai. "(Peluang Sandiaga) bukan tertutup, tapi sulit untuk langsung menjadi ketua umum. Untuk posisi yang lain seperti wakil ketua umum atau ketua harian itu terbuka karena tidak […]