Diduga OTG Corona, Anita Kolopaking Minta Penahanannya Dibantarkan

Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking

Jakarta

Terdakwa kasus surat jalan palsu Djoko Tjandra, Anita Kolopaking meminta penahanannya dibantarkan karena diduga berstatus orang tanpa gejala (OTG) COVID-19. Kepada majelis hakim, ia memohon penahanannya dibantarkan.

“Majelis saya minta tolong di sini sangat mencekam di sini. Tolong, di sini mencekam majelis,” ucap Anita di akhir persidangan surat jalan palsu, di Pengadilan Negeri Jaktim, Cakung Jumat, (6/11/2020).

Anita hadir di persidangan tersebut melalui sambungan video conference. Ia tidak bisa hadir langsung ke ruang sidang karena diduga berstatus OTG COVID.

Sementara itu, kuasa hukum Anita, Tommy Sihotang menyebut saat ini kondisi di rutan tempat Anita terdapat tahanan baru yang reaktif COVID. Ia mengkhawatirkan kondisi Anita di rutan. Ia kemudian meminta majelis hakim mengeluarkan penetapan agar Anita dibantarkan.

Baca juga: Saksi: Anita Sewa Pesawat Rp 350 Juta untuk Jemput Djoko Tjandra di Pontianak

“Selnya sudah masuk lagi yang reaktif COVID. Kalau memang tidak bisa penanguhan, ya dibantarkan di RS. Karena dia agak sulit kamarnya dimasukin orang-orang COVID,” ujar Tommy.

Menanggapi itu, Ketua majelis hakim, Muhammad Sirat mengaku siap membantu Anita. Namun, ia meminta Anita harus menyerahkan surat keterangan dari dokter.

“Baik kita akan tolong. Tapi tolong dasarnya apa? Tidak dengan mengarang, harus fakta, kalau ada surat dari dokter, secepatnya kalau cepat akan cepat keluar penetapan,” kata Sirat.

Selanjutnya

Halaman
1
2

Next Post

Juru Parkir Nyambi Jadi Jambret Hasilnya Buat Nyabu

Sab Nov 7 , 2020
JAMBI – Supriyanto (28) yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir) di Pasar Angso Duo, Kota Jambi harus berurusan polisi. Pasalnya, selain sebagai jukir, warga Olak Kemang, Danau Tekuk, Kota Jambi merupakan spesialis jambret jalanan di Kota Jambi. Kapolsek Kotabaru, AKP Afrito Marbaro mengatakan, tersangka yang diamankan ini telah beraksi di […]