Dendam Lama Jadi Motif Pemuda di Bima Tikam Teman Sendiri hingga Tewas

ilustrasi pembunuhan

Bima

Seorang pemuda, IM (21), di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), membunuh teman sendiri bernama Fandi Ardiansyah (23) karena motif dendam lama. Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 340 sub 338 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Untuk kelanjutannya setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan tim melakukan gelar perkara untuk menentukan pasalnya. Hasil dari gelar perkara, tersangka melakukan pembunuhan dengan motif dendam lama,” ungkap Kasubag Humas Polres Kota Bima Ipda Muh Hidayat kepada com, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Pemuda di Bima Tewas Ditikam Teman Sendiri Usai Pesta Miras

Hidayat mengatakan, sebelum membunuh, pelaku mengajak korban dan temannya berpesta minuman keras (miras). Saat korban tak sadarkan diri, pelaku membunuh korban dengan belati yang sudah dipersiapkannya.

Korban ditusuk menggunakan belati oleh pelaku sebanyak dua kali. “Ini berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka,” ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi, Hidayat menyebut IM sebagai pelaku tunggal. Sedangkan teman-temannya yang berada di tempat kejadian menjadi saksi kunci.

“Tersangka tunggal, dan teman-temannya tidak terlibat melainkan jadi saksi kunci dalam kasus tersebut,” jelas Hidayat.

Baca juga: Keluarga Pemuda Tewas Ditikam Teman di Bima Ngamuk, 2 Polisi Terluka

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono menerangkan peristiwa itu terjadi pada pukul 01.30 Wita dini hari tadi. Pelaku dan korban diketahui tinggal di kawasan yang sama.

“Korban masih berstatus mahasiswa di salah satu Kampus di Bima ini ditikam hingga tewas oleh terduga IM warga dengan alamat yang sama dengan korban,” ungkap Haryo dalam keterangannya, Minggu (1/11).

Haryo mengatakan, sebelum peristiwa penikaman itu, korban bersama teman-temannya, termasuk pelaku, sedang duduk meminum minuman keras di sebuah gang RT 04 RW 02, Kelurahan Paruga, Kota Bima. Namun sekitar pukul 01.00 Wita, teman korban tiba-tiba mendengar kabar bahwa korban meninggal karena ditikam pelaku.

(man/man)

Next Post

Miris Oknum Brimob Berkali-kali Jual Senjata ke KKB Papua

Sel Nov 3 , 2020
Jakarta – Tim gabungan TNI-Polri mengungkap praktik jual-beli senapan serbu di Papua. Senjata tersebut diduga dijual kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB). Mirisnya, praktik jual-beli senjata ini melibatkan aparat. Saat ini telah ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni oknum Brimob Bripka MJH, seorang ASN berinisial DC (39), dan eks […]