Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa di Bone Bentrok dengan Petugas

Demo tolak UU Cipta Kerja di Bone, Sulsel

Bone

Gelombang aksi protes dan penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) juga digelar ribuan mahasiswa dalam 2 gelombang besar di Bone, Sulawesi Selatan pada Rabu kemarin. Aksi ini berujung ricuh.

Aksi berlangsung pada Rabu (7/10/2020), gelombang pertama dari Aliansi Ormas Pemuda dan gabungan organisasi Mahasiswa HMI dan IMM Cabang Bone terlibat bentrok dengan petugas kepolisian dan Satpol PP yang siaga dan memagari pintu masuk Ruang Paripurna DPRD Bone. Aksi pun sempat berlanjut dan memanas dengan kejar-kejaran di area gedung.

Kericuhan berawal saat para peserta mencari sejumlah Anggota Dewan. Peserta aksi yang berusaha merengsek masuk ke Ruang Paripurna DPRD mendapat perlawanan dari petugas yang telah membentengi area pintu masuk.

Baca juga: Jokowi Besok Kunker, Setpres Bantah Terkait Demo

Kericuhan pun berhasil mereda usai sejumlah anggota dewan setuju memfasilitasi tuntutan mahasiswa yang akan diteruskan ke DPR RI. Dalam tuntutannya, peserta aksi secara tegas menolak atas UU Cipta kerja yang telah disahkan oleh DPR RI.

Ormas dan mahasiswa menuntut pencabutan dari aturan itu karena dinilai tidak adil dan akan semakin menyusahkan masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Kami menolak secara tegas Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI itu, dan kami ingin itu dicabut. Intinya, kami hanya menginginkan para pekerja dan buruh di Indonesia dapat penghidupan yang layak,” terang Defriatno, Jenderal Lapangan dalam aksi tersebut.

Sementara itu, Aksi di gelombang kedua juga menyertakan ratusan mahasiswa dari Organisasi Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia (PMII) Cabang Bone.

Baca juga: Panja Cipta Kerja DPR: Tak Dihapus, Cuti Hamil-Haid Merujuk ke UU 13/2003

Sejalan dengan tujuan utama dari aksi sebelumnya, mahasiswa pun dengan tegas menyatakan ‘Mosi Tidak Percaya’ kepada DPR RI dan menolak UU Cipta Kerja.

“PMII Cabang Bone dengan tegas menyatakan mosi tidak percaya kepada DPR-RI dan menolak UU Cipta Kerja. Sebab UU Cipta Kerja tidak pro terhadap rakyat kecil. Kami pun meminta kepada DPRD Bone menyampaikan tuntutan ini kepada Bapak Presiden RI tidak menandatangani RUU Cipta Kerja Menjadi UU dan segera menyelesaikan polemik ini,” tegas Sudri saat dikonfirmasi com.

Selanjutnya

Halaman
1
2

Next Post

Triller to Offer Live Streaming Starting on October 12th

Kam Okt 8 , 2020
LOS ANGELES, CA., Oct 8, 2020 – (ACN Newswire) – Beginning on October 12th, 2020, Triller users will have the ability to livestream content, further expanding Triller’s capabilities as the social platform’s user-base grows. This new feature will offer creators a new way to monetize their content. With a paywall […]