Cegah Penyebaran COVID, Pontianak Berlakukan Jam Malam Selama 14 Hari

Cegah Penyebaran COVID, Pontianak Berlakukan Jam Malam Selama 14 Hari

Jakarta

Pontianak mulai memberlakukan jam malam dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Warga diminta menghentikan aktivitas di luar mulai pukul 21.00 WIB.

“Saya imbau masyarakat maupun pelaku usaha warung kopi, cafe, restoran, mall dan taman-taman menghentikan operasionalnya pada pukul 21.00 WIB,” ujar Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Senin (28/9/2020).

Baca juga: Ditemukan Tewas di Sungai Kapuas, Bocah Pasha Ternyata Sempat Dianiaya Teman

Satu demi satu warung kopi dan caffe serta restoran, disambangi petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Pontianak beserta personil Polresta Pontianak. Penyisiran petugas di sejumlah tempat usaha ini, sebagai tahap sosialisasi pembatasan aktivitas pada malam hari.

Sejumlah pengunjung yang kedapatan tidak mengenakan masker pun didata, dan diamankan KTP-nya sebagai jaminan untuk selanjutnya dijatuhi denda atau sanksi sosial.

Jam malam ini diketahui, akan berlaku selama 14 hari. Hal ini disebut sebagai upaya penanganan, karena adanya peningkatan kasus.

Baca juga: Berkat Digitalisasi, Toko Daging Ini Raup Omzet 2x Lipat Saat Pandemi

“Ini juga sebagai upaya menekan penyebaran kasus COVID-19 di Kota Pontianak yang sudah pada fase transmisi lokal,” sebutnya.

Edi berharap dengan kebijakan jam malam ini, masyarakat patuh dan disiplin dengan menahan diri untuk tidak beraktivitas di luar rumah.

“Kita harap masyarakat mengerti, bahwa pembatasan aktivitas pada malam hari ini diberlakukan untuk menekan penyebaran COVID-19,” pungkasnya.

(dwia/dwia)

Next Post

Dua Dokter Umum di RSUD Undata Palu Terkonfirmasi Positif Corona

Sel Sep 29 , 2020
Jakarta – Dua dokter umum yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu, Sulawesi Tengah terkonfirmasi positif terpapar virus Corona (COVID-19). Kini kedua dokter tersebut jalani isolasi untuk peroleh perawatan medis di RSUD Undata. Wakil Direktur RSUD Undata Palu, dr. Amsyar Praja mengatakan bahwa kedua dokter yang terpapar […]