Camat Kelapa Gading Wafat karena COVID-19, Kantor Camat Tutup hingga Rabu

Camat Kelapa Gading M Hermawan Meninggal karena Corona

Jakarta

Camat Kelapa Gading, Jakarta Utara, M Hermawan meninggal karena terinfeksi virus Corona (COVID-19). Pelayanan masyarakat di Kecamatan Kelapa Gading akan dilakukan secara daring mulai Senin besok selama tiga hari.

“Semua layanan masyarakat dilaksanakan secara daring. Untuk Senin sampai dengan Rabu (ditutup),” kata Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko, melalui pesan singkat, Sabtu (19/9/2020).

Baca juga: Camat Kelapa Gading Wafat karena Corona, Pegawai Kecamatan Tes Swab Senin Besok

Sigit menyampaikan, para pegawai juga akan dites swab Senin (21/9). Selanjutnya, kantor Kecamatan Kelapa Gading juga akan di sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan di seluruh area.

“Hasil koordinasi dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara disampaikan bahwa seluruh perangkat Pemerintah Kecamatan Kelapa Gading (ASN dan PJLP) akan dilakukan test PCR pada Senin pagi,” ujarnya

“Untuk Kantor Camat Gading akan dilaksanakan desinfektanisasi menyeluruh sampai dengan hari Rabu,” lanjutnya.

Baca juga: Dari Hasil Tracing, Sopir Almarhum Camat Kelapa Gading Juga Positif Corona

Diberitakan sebelumnya, meninggalnya M Hermawan akibat virus Corona atau COVID-19 dibenarkan Sigit. Hermawan menghembuskan nafas terakhir di RSPI Sulianti Saroso pagi tadi.

“Betul, meninggal dunia tadi pagi jam 11.50 WIB di RSPI Sulianti Saroso,” kata Sigit saat dihubungi com.

“COVID-19,” sambungnya menegaskan saat dimintai konfirmasi soal penyebab Camat Kelapa Gading M Hermawan meninggal dunia.

Jenazah Hermawan sudah dimakamkan sore tadi. Jenazah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Baca juga: Wali Kota Jakut Kenang Camat Kelapa Gading yang Meninggal karena Corona

[Gambas:Video 20]

(lir/lir)

Next Post

Jadi Tersangka, Bos PO Bus Dijerat UU Narkotika dan Pencucian Uang

Ming Sep 20 , 2020
TASIKMALAYA – Badan Nasional Narkotika (BNN) RI menetapkan pria berinisial F, yang merupakan pemilik Perusahaan Otobus (PO) Pelangi atau PT Pelangi Atra Kana sebagai tersangka pengendali peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 13 kilogram yang disembunyikan dalam salah satu bus miliknya saat menuju Tasikmalaya, Rabu 16 September 2020 kemarin. Akibat perbuatannya, […]