Calon Wakil Bupati Bangka Tengah Positif COVID-19

Poster

Pangkalpinang

Calon wakil Bupati Bangka Tengah Herry Erfian Rosman, yang maju mendampingi Bupati Petahana Almarhum Ibnu Saleh, dinyatakan positif Corona. Herry dinyatakan positif COVID-19 setelah hasil swab test kedua keluar dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Babel.

“Memang benar, HER dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 dari hasil tes swab PCR kedua,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Babel, Andi Budi Prayitno yang akrab disapa ABP kepada com, Minggu (4/10/2020) malam.

Baca juga: Riwayat Komorbid Bupati Bangka Tengah yang Meninggal karena Covid

Menurut Andi, Herry termasuk pasien kontak erat dengan Bupati Petahana Bangka Tengah yang meninggal dunia akibat COVID-19 hari ini. Herry diketahui sedang menjalani perawatan di RSBT Pangkalpinang sejak Sabtu (3/10).

“Gejala awalnya keluhan sesak napas, namun kondisi tubuhnya lemah atau lemas. Pada hari itu juga kita ambil swab dan hasilnya negatif, hari ini positif COVID-19,” ujar ABP.

Saat ini pasien dirujuk ke RSUD Provinsi Dr (HC) Ir Soekarno untuk mendapatkan perawatan intensif di Ruang Isolasi COVID-19.

“Atas permintaan yang bersangkutan dan pertimbangan bahwa ruang perawatan untuk COVID-19 di RSUD Provinsi memadai dan memang memenuhi syarat,” tegasnya.

Baca juga: Bupati Bangka Tengah Meninggal Akibat COVID-19 Punya Riwayat Diabetes

Diketahui, Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh meninggal dunia akibat terpapar COVID-19. Ibnu Saleh sempat mengalami kritis sebelum akhirnya meninggal dunia akibat COVID-19. Dia disebutkan memiliki riwayat penyakit diabetes.

“Pasien juga memiliki riwayat penyakit yakni diabetes melitus (gula darah). Saat dilakukan perawatan, kondisi pasien semakin menurun,” sebut Sekretaris Satgas COVID-19 Bangka Belitung (Babel) Mikron Antariksa di lokasi pemakaman, Minggu (4/10/2020).

“Sample swab test ke empat hasilnya juga positif COVID-19,” ujarnya.

(eva/eva)

Next Post

Restoran di Kota Bogor Dilarang Layani Makan di Tempat di Atas Jam 18.00 WIB

Ming Okt 4 , 2020
BOGOR – Menyusul terus meningkatnya kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bogor yang hingga hari ini Minggu (04/10/2020) tembus 1.359 orang, Pemkot Bogor kembali mengeluarkan kebijakan tentang pembatasan jam operasional unit usaha. Kebijakan dalam bentuk surat edaran itu dikeluarkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor tentang jam […]