Penyediaan layanan tes usap PCR ini diharapkan dapat mempermudah calon penumpang untuk melaksanakan perjalanan menggunakan pesawat udara,

Kupang () – Manajemen PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur kini menambah fasilitas tes usap PCR untuk menunjang calon penumpang pesawat udara yang akan berangkat maupun transit melalui bandara internasional itu.

“Penyediaan layanan tes usap PCR ini diharapkan dapat mempermudah calon penumpang untuk melaksanakan perjalanan menggunakan pesawat udara," kata General Manajer PT ANgkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Iwan Novi kepada wartawan di Kupang, Kamis.

Ia mengatakan bahwa calon penumpang hanya cukup datang pada saat pengambilan sampel, sedangkan untuk hasil sudah dapat diakses melalui aplikasi PeduliLindungi Kemenkes.

Dengan demikian, kata dia, calon penumpang tidak perlu repot-repot untuk membawa dokumen kertas, hanya cukup dengan menunjukan barcode dan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara akan melakukan verifikasi secara elektronik (scan barcode) dengan cepat.

Ia menambahkan bahwa untuk harga tes usap PCR sendiri sudah sesuai dengan keputusan dari Menkes, yakni dengan harga Rp525 ribu per orang.

"Setiap hari dibuka, mulai dari pukul 07.WITA sampai dengan pukul 14.00 WITA," katanya.
te 
Untuk hasil tesnya, tambah dia, akan keluar dalam waktu 1 x 24 jam setelah pengambilan sampel di Bandara El Tari Kupang.

Ia menyatakan keberadaan tes usap PCR di bandara itu berkat kerja sama dengan Laboratorium Klinik ASA. Dengan begitu maka kini pelaksanaan tes antigen dan tes usap PCR dapat dilakukan di bandara bagi yang ingin melakukan perjalanan jauh.

Berbagai fasilitas yang disiapkan di Bandara El Tari Kupang itu tujuannya untuk membantu dan memudahkan para pelaku perjalanan.

Selain itu juga beberapa bulan terakhir juga AP 1 Bandara El Tari sudah bekerja sama dengan KKP Kupang menyediakan vaksin COVID-19 gratis setiap hari Senin-Jumat pukul 08.00-15.00 WITA kepada calon penumpang yang belum menerima vaksin namun akan berpergian menggunakan pesawat udara.

"Calon penumpang cukup membawa KTP dan Kode Booking tiket pesawat dan akan langsung menerima vaksin," demikian Iwan Novi.

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © 2021