Appi Sindir Pete-pete Smart Danny Terbengkalai, Fatma: Tunggu Ma!

Paslon Danny-Fatma di Debat Pilwalkot Makassar (dok. Istimewa).

Jakarta

Calon Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) menyindir program Pete-pete Smart era Ramdhan (Danny) Pomanto saat menjabat Wali Kota Makassar yang disebutnya terbengkalai. Pasangan Danny di Pilwalkot Makassar, Fatmawati Rusdi membantahnya dan menyebut prototipe Pete-pete Smart sudah ada sudah sangat layak.

Sindiran itu disampaikan Appi usai Danny-Fatma memaparkan programnya membangun transportasi Makassar di Debat Pilwalkot Makassar 2020 di Jakarta, Sabtu (7/11/2020).

“Tabe pasangan Nomor 1 (Danny-Fatma), beberapa tahun yang lalu anda (Danny) pernah me-launching sistem transportasi yang namanya Pete-pete Smart, dan itu tidak bisa terlaksana bahkan halte-haltenya pun terbengkalai,” sindir Appi dalam pernyataannya.

Appi lalu menanyakan nasib Pete-pete Smart selanjutnya jika Danny-Fatma memenangkan Pilwalkot Makassar 2020.

“Seperti apa bapak akan membangun sistem transportasi ke depan, apakah ini akan dilanjutkan? Atau akan dihentikan?” tanya Appi.

Fatma menjawab tudingan Appi itu. Dia menyebut Pete-pete Smart tetap akan masuk dalam program mewujudkan transportasi publik yang nyaman untuk warga Makassar.

“Tadi ditanyakan Paslon Nomor 2 (Appi-Rahman) tentang Pete-pete Smart, perlu kami sampaikan bahwa prototipe tentang Pete-pete Smart sudah ada,” tuturnya.

Baca juga: Danny-Fatma Janji Perkuat Local Influencer hingga Benahi Penanganan Banjir

Tak hanya protipe, Fatma menegaskan jika Pete-pete Smart sudah memiliki surat kelayakan dari pihak berwenang.

“SKRB (Surat Kelayakan Rancang Bangun) Pete-pete Smart itu sudah ada, jadi Insya Allah, tunggu ma, akan hadir transportasi publik yang nyaman di Kota Makassar untuk semuanya,” tegasnya.

(nvl/idh)

Next Post

Debat Pilwakot Makassar, Semua Paslon Sepakat Toleransi Melalui Edukasi

Sab Nov 7 , 2020
Jakarta – Debat I Pilwalkot Makassar memasuki tema soal toleransi dan pluralisme. Pada debat publik ini, semua paslon sepakat toleransi harus diawali dari pendidikan ke masyarakat. Guru Besar UIN Alauddin Makassar Ariffudin Ahmad, selaku panelis dalam debat ini menanyakan soal kebijakan para paslon dalam menjamin damai, aman dan tentram dan […]