Antisipasi Longsor Susulan, Puluhan Warga Sukanagara Cianjur Diungsikan

Staf Bidang Darurat BPBD Kabupaten Cianjur Herman

Cianjur

Puluhan warga Desa Sukarame Kecamatan Sukanagara Cianjur, Jawa Barat terpaksa diungsikan ke madrasah. Hal itu untuk menghindari kemungkinan longsor susulan.

Staf Bidang Darurat BPBD Kabupaten Cianjur Herman, mengatakan ada sekitar 30 warga yang diungsikan ke tempat aman. Mereka kebanyakan tinggal di dekat lokasi longsoran dan titik rawan longsor.

“Lebih kurang ada 30 orang yang diungsikan ke Madrasah An-Nur Desa Sukarame, mereka terdiri dari 10 keluarga,” ujarnya, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Longsor Cianjur, 1 Orang Tewas-Sejumlah Korban Diduga Masih Tertimbun

Menurutnya petugas terpaksa mengungsikan warga untuk menghindari terjadinya longsor susulan. Sebab tebing di sekitaran lokasi bencana, labil dan berpotensi kembali longsor.

“Longsor yang terjadi tadi sore kan kebanyakan susulan. Awalnya hanya ada satu titik, kemudian disusul titik lain yang saling berdekatan,” katanya.

Selain mengungsikan warga, petugas juga masih berusaha mencari korban yang diduga masih tertimbun.

Menurutnya masih ada pengendara yang sempat berteduh di warung yang diterjang longsor, dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Beberapa unit sepeda motor juga tampak tertimbun material longsoran.

“Dari keterangan saksi juga menyebutkan ada beberapa orang yang berteduh. Jadi statusnya masih diduga ada yang tertimbun. Kami akan tambah alat berat untuk mempercepat proses pencarian dan normalisasi jalan,” ungkapnya.

Baca juga: 7 Titik Longsor di Cianjur, Akses Lumpuh-Mobil Diduga Terseret

Diberitakan sebelumnya, longsor terjadi di 7 titik di perbatasan Kecamatan Pagelaran dan Sukanagara Cianjur, Jawa Barat, Jumat (20/11/2020) sore. Akibatnya beberapa orang dan kendaraan tertimbun, serta akses jalan lumpuh tertutup longsor.

Dua orang korban tertimbun berhasil diselamatkan dan dibawa ke puskesmas untuk menjalani perawatan. Namun satu orang korban lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

(eva/eva)

Next Post

Dikawal TNI-Polri, Satpol PP Copot Spanduk Habib Rizieq di Solo

Sab Nov 21 , 2020
SOLO – Spanduk yang dinilai ilegal di Kota Solo, Jawa tengah (Jateng) dicopot Satpol PP dengan pengawalan TNI/Polri, Jumat (20/11/2020). Pencopotan di antaranya menyasar spanduk bergambar pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Penertiban dilakukan di seluruh jalan protokol di Kota Solo. Lokasi penertiban antara lain di Kecamatan Serengan, […]