Alasan Anies Tak Pakai Masker Kain di Rapur: Suaranya Nggak Keluar, Melempem

Anies usai rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta.

Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlihat tidak mengenakan masker kain saat menghadiri rapat paripurna (rapur) bersama DPRD DKI hari ini. Anies tampak menggunakan masker medis berwarna hitam. Apa alasannya?

“Iya jadi ketika bicara pakai masker (kain) suaranya nggak keluar. Simpel kan. Kalau gini (masker medis) kan kedengeran, kalau pakai masker (kain) melempem suaranya,” ujar Anies saat ditemui di Balai Kota Jakarta usai Rapat Paripurna selesai, Senin (7/9/2020).

Baca juga: Anies Ajak Daerah Lain Tingkatkan Tes Corona Sesuai Instruksi Jokowi

Seperti diketahui, Anies sudah mengeluarkan surat seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 9 Tahun 2020, tentang penggunaan masker untuk mencegah penularan Corona virus disease (COVID-19). Seruan itu dikeluarkan seiring dengan semakin mewabahnya virus Corona, khususnya di Jakarta.

Dalam seruan yang ditandatangani pada Jumat (3/4) itu, Anies meminta masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Masker yang digunakan masyarakat yakni masker kain minimal dua lapis, masker kain ini juga dapat dibeli atau dibuat sendiri.

“Selalu menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah, tanpa kecuali. Menggunakan jenis masker kain minimal dua lapis yang dapat dicuci. Secara rutin mencuci masker yang digunakan, dikerjakan tiap hari,” ujar Anies dalam seruan itu seperti dilihat com, Sabtu (4/4).

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta menggelar Rapat Paripurna membahas tentang pengesahan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) DKI 2019. Di Rapat Paripurna itu, ada 4 fraksi yang menolak pengesahan PA2APBD DKI 2019 dan memilih untuk walkout (WO).

Selain itu, Pemprov DKI telah membagikan 22 ribu masker gratis untuk warga DKI. Masker itu dibagikan pada (29/4) hingga (19/6) lalu.

Baca juga: Anies Segera Putuskan Nasib Ganjil Genap DKI Saat PSBB Transisi

(man/idn)

Next Post

Pendaftaran Pilkada Kukar dan Balikpapan diperpanjang

Sen Sep 7 , 2020
KPU juga akan melakukan sosialisasi perpanjangan masa pendaftaran selama 3 hari mulai dari 8-10 September mendatang Samarinda – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperpanjang masa pendaftaran Pilkada Serentak 2020 khususnya di dua kabupaten/kota wilayah setempat yakni Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kota Balikpapan. Ketua KPU Kaltim Rudiansyah di […]