2 Pegawai Positif COVID-19, Kantor Kejati DKI Tutup Sementara

Poster

Jakarta

Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta ditutup selama tiga hari terhitung mulai hari ini. Penutupan itu menyusul adanya dua pegawainya terkonfirmasi positif COVID-19.

“Terkait terdapatnya dua pegawai Kejati DKI Jakarta yang terpapar COVID-19, dalam hal ini Kejati DKI Jakarta telah melakukan upaya pelindungan degan melakukan isolasi terhadap yang bersangkutan di Rumah Sakit Adhiyaksa, Ceger, Jakarta Timur,” kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta Nirwan Nawawi, seperti dilansir dari Antara, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Buronan Kasus Korupsi Surat Perintah Pencairan Proyek Fiktif Rp 8,8 M Ditangkap

Nirwan mengatakan penutupan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2020 Pasal 9 ayat 2F. Kejati DKI Jakarta juga melakukan penyemprotan disinfektan ke semua ruangan kantor.

“Mulai hari ini kita dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta telah melakukan disinfektan di seluruh ruangan kerja Kejati DKI Jakarta,” ujar Nirwan.

Adapun pegawai Kejati DKI yang dinyatakan positif COVID-19, yakni petugas teknologi informasi komputer dan pengolah data intelijen. Kantor kembali dibuka pada Senin 23 November.

“Kegiatan kantor dibuka kembali pada Senin, 23 November 2020,” ujar Nirwan.

Baca juga: Pemprov DKI Gandeng KPK-Kejati Awasi Dana BTT untuk Penanganan COVID

Nirwan mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat nomor B 7970 dan B 4940 khusus di wilayah Kejati DKI Jakarta dalam hal penanganan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Kejati DKI Jakarta juga telah melakukan protokol kesehatan yang sangat ketat dengan melakukan 3M, melakukan disinfektan di seluruh area kantor, melakukan rapid test secara berkala dua minggu sekali terhadap seluruh pegawai.

(eva/dnu)

Next Post

Tifatul Sembiring optimistis Mahyeldi menangi pilgub Sumbar

Jum Nov 20 , 2020
Padang – Ketua DPP PKS Tifatul Sembiring optimistis Calon Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi-Audy Joinaldy yang diusung PKS dan PPP memenangi pilkada gubernur setempat yang akan digelar pada 9 Desember 2020. "Kami optimistis Mahyeldi-Audy menang karena saat ini kader PKS tengah bergerak memenangkannya," kata dia di Padang, Jumat, pada acara Diskusi […]