1.331 Personel TNI-Polri Amankan Pilkada Kalsel di Tengah Pandemi

1.331 Personel TNI-Polri Amankan Pilkada Kalsel di Tengah Pandemi

Banjarmasin

Jajaran TNI-Polri bersiap mengamankan pelaksanaan Pilkada 2020 di Kalimantan Selatan (Kalsel) di tengah pandemi. Total ada 1.331 personel TNI-Polri yang akan mengamankan jalannya Pilkada di Kalsel.

“Kami dari jajaran TNI-Polsi, dalam hal ini Polda Kalsel dan Kodam VI/Mulawarman siap mengamankan Pilkada 2020. Untuk pengamanannya sendiri, kami mengerahkan 1.100 personel Polri dibantu personel TNI sebanyak 231 personel,” kata Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Di tengah situasi pandemi Corona ini, Nico mengatakan, Polda Kalsel dan Kodam VI/Mulawarman berkomitmen untuk mengamankan setiap tahapan Pilkada dengan tetap mengedepankan standar protokol kesehatan. Nico menambahkan, sinergitas TNI-Polri dan stakeholder lainnya sangat penting dalam menyukseskan pesta demokrasi.

“Dengan terjalinnya kerja sama dan kemitraan secara sinergis antara Polri dengan pemerintah daerah, TNI, stakeholder dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pelaksanaan Pilkada 2020 berjalan dengan tertib, aman dan lancar,” imbuhnya.

Selain pengamanan Pilkada, Polda Kalsel dan Kodam VI/Mulawarman juga bersinergi dalam upaya penanganan COVID-19. Polda Kalsel sendiri telah mengambil langkah-langkah strategis dalam upaya menekan penyebaran virus Corona di Bumi Lambung Mangkurat itu.

Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta memberi penghargaan sekaligus membaret Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto. (dok.Polda Kalsel)
Baca juga: Mendagri Tegur 72 Cakada yang Langgar Protokol COVID, Ini Daftar Namanya

“Ada 5 langkah strategis yaitu penambahan alat uji swab PCR, penambahan rumah isolasi mandiri dan kapasitas rumah sakit, peningkatan jumlah Kampung Tanggung Banua (KTB), serta melakukan operasi penegakan disiplin,” cetusnya.

Penanggulangan masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi fokus aparat kepolisian dan TNI.

“Untuk penanggulangan masalah karhutla, langkah strategi yang dilakukan Polda Kalsel adalah dengan mengedepankan preemtif dengan menyebarkan Maklumat Kapolda Kalsel, pemasangan spanduk, imbauan, sosialisasi para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tkoh adat setempat tentang bahaya Karhulta.

“Dalam kegiatan preventif Polda Kalsel selalu menggandeng unsur TNI untuk melaksanakan patroli dialogis hingga pelosok desa untuk meminimalisir kebiasaan masyarakat yang kerap membakar lahan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Irjen Nico menyematkan baret dan bintang dua tongkat komando kepada Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto. Kegiatan pembaretan diberikan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi Irjen Nico Afinta kepada Mayjen TNI Heri Wiranto.

Baca juga: Bawaslu: Pengumuman Penetapan Paslon Pilkada Potensi Ada Kerumunan Lagi

(mei/dwia)

Next Post

ABK Kapal Feri Tenggelam yang Hilang di Kutim Ditemukan Tewas

Jum Sep 11 , 2020
Jakarta – Satu orang anak buah kapal (ABK) kapal feri yang tenggelam di Kutai Timur ditemukan. Dia ditemukan dalam keadaan tak bernyawa tidak jauh dari lokasi tenggelamnya kapal. “Penemuan jasad korban tak jauh dari pertama kali dinyatakan hilang saat kapal yang ia tumpangi tenggelam,” jelas Kapolsek Sangkulirang, D Jelatu saat […]